NEWS

Generasi Milenial Diprediksi Sumbang Angka Golput Tertinggi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang menggelar konser musikal bertema “Pemilih Berdaulat, Negara Kuat” guna meningkatkan angka partisipasi pemilih milenial pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Partisipasi milenial dinilai penting dalam upaya meningkatkan angka pemilih guna kesuksesan pelaksanaan pemilu 2019.

Ketua KPU Kota Pangkalpinang Penti mengatakan pihaknya sengaja menyasar langsung kelompok pemilih dari generasi milenial karena salah satu penyumbang angka golput pada Pemilu 2019 diprediksi dari generasi milenial.

“Dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pemilih kita memang jemput bola dengan berkomunikasi dan melakukan sosialisasi kepada generasi milenial karena angka golput tertinggi diprediksi dari kelompok generasi milenial,” ujar Penti dalam sambutannya ketika membuka konser musikal “Pemilih Berdaulat, Negara Kuat” di Bangka Trade Center Pangkalpinang, Minggu, 10 Februari 2019.

Menurut Penti, musik menjadi salah satu media yang dijadikan KPU untuk mendekati kelompok pemilih milenial. Hal tersebut dikarenakan generasi milenial Pangkalpinang dikenal sangat menyukai musik.

“Kita juga melakukan sosialisasi ke tempat tongkrongan anak muda dari berbagai komunitas dengan dibantu relawan demokrasi,” ujar dia.

Penti menuturkan pihaknya menargetkan angka partisipasi pemilih Pemilu 2019 di Kota Pangkalpinang mencapai 80 persen atau diatas target nasional, yakni sebanyak 77,5 persen.

“Pada Pemilu 2014 lalu angka partisipasi masyarakat Pangkalpinang dalam memilih mencapai 66,13 persen. Kita mengharapkan angka partisipasi pemilih di 2019 ini bisa melewati target yang ditetapkan KPU RI,” ujar dia.

Ketua KPU Bangka Belitung Davitri mengatakan pencapaian target partisipasi pemilih di Pemilu 2019 menjadi tugas berat KPU dan relawan demokrasi. Untuk itu dia mengharapkan tanggung jawab kesuksesan pemilu dapat dukungan masyarakat dengan menggunakan hak pilihnya.

“Pemilu 2019 menjadi yang pertama digelar serentak dengan lima pemilihan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskannya karena pemilu adalah momentum besar bagi bangsa kita. Jadi gunakanlah hak pilih dengan sebaik-baiknya,” ujar dia.

Davitri menambahkan pemilih berdaulat adalah pemilih yang merdeka, tidak diintervensi atau bebas memilih untuk membantu bangsa mencapai cita-citanya. Untuk itu menggunakan hak pilih sangat penting bagi kesuksesan pesta demokrasi.

“Tidak semua putih itu suci. Golput adalah pilihan yang salah. Memang banyak indikator jika ada orang yang tidak memilih. Namun jika terdaftar dan memenuhi syarat, mari datang ke TPS,” ujar dia.

Penulis : vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button