NEWS

Gedung Diklat, 27 februari 2019 Pelatihan Konvensi Hak Anak

Lensabangkabelitung.com, Koba – DPPKBPPPA Kab.Bangka Tengah Gelar Pembukaan Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) Untuk perlindungan dan Percepatan Kabupaten Layak Anak Di Bangka Tengah

(Koba, 27 Februari 2019). Pemerintah Kab.Bangka Tengah melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar Pembukaan Pelatihan Konvensi Hak Anak pada Selasa (27/02/19) pagi di gedung diklat, pemkab bateng

Pelatihan yang di gelar selama 3 hari tersebut dibuka oleh Bupati Bangka Tengah Bapak Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM, serta dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Koba, Polres Bangka Tengah, Pengadilan Negeri Koba, Kepala OPD, Fasilitator Pelatihan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dr. Harla Sara Octarra, S.Psi, M.Sc dan direncanakan Besok pagi sebagai nara sumber kegiatan dimaksud dihadiri Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Dr. Lenny N Rosalin, SE, M.Sc, M.Fin, peserta pelatihan dan tamu undangan.

Dalam Laporan Pelaksana Kegiatan, Kepala Dinas DPPKBPPPA ibu Dr. Hj. Dede Lina Lindayanti, MKM menuturkan Konvensi Hak Anak ialah perjanjian yang mengikat yang mengatur hal-hal yang berhubungan dengan hak anak. Anak ialah generasi penentu masa depan bangsa, sehingga sangat penting untuk mencegah terjadinya degradasi moral sejak dini pada anak.

“Kita perlu sama-sama tahu bahwa anak ialah generasi penentu masa depan bangsa, sehingga sangat penting untuk mencegah terjadinya degradasi moral sejak dini pada anak. Masalah degradasi moral anak merupakan hal yang pelik dan sulit dicegah kecuali ada peran aktif orang tua dan lingkungan sekitarnya,” tutur dede

Senada, dalam sambutan Bupati Bangka Tengah menuturkan dengan adanya pelatihan ini diharapkan kita sebagai orang tua, masyarakat, lembaga maupun stakeholder dapat berperan aktif meningkatkan perlindungan terhadap anak.

Oleh karena itu, baik orang tua, lingkungan maupun lembaga-lembaga dan stakeholder harus selaraskan tujuan untuk membentengi anak dari pengaruh negatif perkelahian, penindasan, kekerasan seksual, maupun diskriminasi yang dapat mengikis moral anak,” lanjutnya.

Bangka Tengah sedari awal sudah mengupayakan program-program yang berorientasi kepada kebijakan pembangunan anak.

Kita dapat melihat bahwa hal tersebut merupakan salah satu tolok ukur Pemerintah Bangka Tengah sudah melakukan pemenuhan hak anak. Namun, letak prioritasnya bukan pada penghargaannya, tetapi bagaimana komitmen dan upaya Kabupaten Bangka Tengah dalam melindungi anak hak anak”jelasnya.

“Diskriminasi, eksploitasi, penganiayaan, kekerasan seksual maupun kejahatan-kejahatan lainnya yang dapat membatasi hak anak untuk berkembang harus kita berantas.

Saya berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ini diharapkan kepada peserta dapat menyebarluaskan informasi tentang Hak Anak dan berperan aktif serta menyadari kewajiban masing-masing kita untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak ,” harapnya.

Lebih lanjut, Beliau mengungkapkan terima kasihnya terhadap dinas DPPKBPPPA yang telah berapartisipasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas seluruh unsur yang telah terlibat untuk mewujudkan kegiatan ini. Semoga melalui kegiatan ini, pemenuhan hak anak di di Kabupaten Bangka Tengah akan semakin optimal. Akhir kata, saya membuka acara ini secara resmi dan selamat mengikuti pelatihan bagi seluruh peserta,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button