NEWS

Dialog Publik Polda Babel Ajak Masyarakat Lebih Peduli Bahaya Narkoba

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung menggelar dialog publik untuk membahas persoalan dan mencegah penyalahgunaan narkoba yang setiap tahun semakin menunjukkan tren yang naik.
Kapolda Bangka Belitung Brigadir Jenderal Istiono mengatakan Bangka Belitung meski secara geografis tidak begitu luas wilayahnya, ternyata merupakan wilayah tujuan utama peredaran narkoba karena tingginya permintaan.

“Bangka Belitung juga merupakan daerah transit narkoba karena letaknya yang cukup strategis untuk menghindar dari pantauan polisi dan aparat penegak hukum lainnya. Hal ini membuat kita ikut berpacu memantau perkembangan kejahatan narkoba yang selalu memiliki cara tersendiri untuk tumbuh,” Istiono dalam Dialog Publik Bahaya Narkoba yang digelar di Ruang Dialog dan Pers Room Polda Bangka Belitung, Rabu, 27 Februari 2019.

Menurut Istiono, semakin meningkatnya pengungkapan kasus narkoba setiap tahun menjadi perhatian utama. Dalam kurun tiga tahun terakhir, penyalahgunaan narkoba diketahui menunjukkan tren yang semakin meningkat.

“Tingginya permintaan narkoba berdasarkan data dan hasil pengungkapan kasus narkoba yang ditangani oleh Polda Bangka Belitung maupun instansi terkait. Ini menimbulkan keprihatinan kita semua. Grafiknya selalu naik setiap tahun, baik itu jumlah barang bukti, tersangka maupun korbannya,” ujar dia.

Istiono menuturkan Bangka Belitung sebagai daerah kepulauan memiliki ratusan pelabuhan kecil yang menjadi pintu masuknya narkoba dan transit dari daerah lain. Selain pasar yang terbuka, kata dia, kemudahan akses masuk yang dianggap pelaku penyalahgunaan narkoba menjadi tantangan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

“Sudah banyak jadi korbannya. Anggota kita juga kena korban. Anak sekolah juga banyak dan harus diselamatkan dan dihindari dari narkoba dengan memberikan pengetahuan bahaya narkoba. Narkoba menyerang anak kita dan anak bangsa lain supaya kita jadi bangsa lamban dan tidak bisa bersaing,” ujar dia.

Istiono menambahkan narkoba merupakan kejahatan lintas negara yang terorganisir sehingga membutuhkan penanganan yang luar biasa udan teknologi tinggi untuk mencegahnya.

“Kewajiban kita bersama oleh orang yang punya akses dan tanggung jawab menyelamatkan anak kita dari bahaya narkoba. Masalah besar bangsa kita selain teroris dan hoax adalah lalu lintas dan narkoba. Jadi harus kita upayakan pencegahan mulai dari lingkungan sekitar,” ujar dia.

Penulis : Vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close