NEWS

BNN Bangka Belitung Gagalkan Pengiriman Shabu 1 Kg dari Sumsel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menangkap dua orang bandar narkoba di Pulau Bangka yang merupakan jaringan narkoba yang dikendalikan dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala BNN Bangka Belitung Brigadir Jenderal Nanang Hadianto mengatakan pengungkapan kasus tersebut setelah pihaknya menerima laporan adanya pengiriman narkoba di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu, 9 Februari 2019 lalu sekitar pukul 11.00 WIB.

“Setelah menerima laporan kita berkoordinasi dengan Bea Cukai menunggu kedatangan kapal feri Sentosa yang diduga membawa paket narkoba. Saat kapal bersandar, kita melihat ada dua orang yang menumpang mobil truk warna kuning bermuatan 12 ton tepung terigu dengan gerak gerik mencurigakan dan langsung kita amankan,” ujar Nanang saat konferensi pers di Kantor BNN Bangka Belitung, Senin, 11 Februari 2019.

Menurut Nanang, pihaknya langsung melakukan interogasi dan pemeriksaan terhadap dua orang pelaku yang diketahui bernama Jonny Wijaja warga Girimaya Kota Pangkalpinang dan Riko Agustian warga Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Saat digeledah mobil yang ditumpangi kedua pelaku, kata dia, pihaknya menemukan narkoba jenis Shabu seberat 1 kilogram yang dibungkus dan dikemas dengan kemasan teh China.

“Dari pemeriksaan, diduga narkoba tersebut berasal dari Palembang yang terkait dengan jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas di Sumatera Selatan,” ujar dia.

Nanang menuturkan pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya Shabu seberat 1 kilogram, tiga unit handphone dan uang dengan total Rp 5,3 juta.

“Saat ini kedua pelaku dan seluruh barang bukti sudah diamankan di Kantor BNN Bangka Belitung untuk dilakukan proses lebih lanjut,” ujar dia.

Nanang menambahkan kedua pelaku dijerat pidana dengan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukumannya maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” ujar dia.

Penulis : Vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button