NEWS

Penyewa Kios TKS Sungailiat di Panggil Satpol PP

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Menindaklanjuti Hasil dari Razia Minuman keras pada selasa malam (23/1/2019), di dapatan beberapa toko menjual Minol di Pusat Kuliner Taman Kota Sungailiat (TKS). Razia yang dilakukan oleh tim gabungan dari Satpol pp, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Lurah Sungailiat serta Personil TNI AD.

Kini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Jum’at (25/1/2019) memanggil para penyewa kios di Pusat Kuliner Taman Kota Sungailiat (TKS) yang menjual minuman beralkohol (minol), Dari hasil pemeriksaan mereka menyewakan kios tersebut kepada penyewa pertama yang ada perjanjian sewa kepada Pemkab Bangka.

Kabid Penegakan Perundang Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman, mengatakan para pedagang tersebut mengakui bahwa mereka menjual minol. Mereka juga membeli minol dari toko toko di sekitar pasar Sungailiat. 

“Kita kembangkan kasus ini dan akan kita periksa juga toko-toko yang menyuplai ke mereka,” tegas Suherman.

Dikatakan Herman selain itu mereka juga menyewa kios kepada orang lain dengan harga sewa berkisar Rp 350.000 per bulan. Dan hal tersebut jelas menyalahi aturan sewa dan Pemkab  Bangka, karena perjanjian sewa dengan Pemkab Bangka sebesar Rp 1,2 juta pertahun tetapi mereka sewakan lagi Rp 350.000 perbulan. 

“Jadi bayangkan mereka menjadi Rp 4,2 juta.  Kerugian negara Rp 3 juta. Ini akan kita laporkan ke dinas terkait,” kata Suherman.

Herman berharap kepada toko-toko yang menjual bir golongan A ini jangan lagi menjual kepada para pemilik kios di pusat kuliner TKS. Secara tegas pihaknya akan proses secara hukum,”ungkapnya

“Ini akan kami proses hukum semua. yang terlibat,” tegas Suherman.

Herman juga meminta dan menyarankan kepada pihak dinas terkait, agar membuat Papan peringatan di Pusat Kuliner TKS yang bertuliskan dilarang menjual minuman beralkohol, narkoba dan prostitusi.

“Mereka ini bisa di cabut perjanjian sewanya. Masih banyak orang antrian mau berjualan di Taman Kota Sungailiat ini. Jadi jangan sampai disalahgunakan. Kami harap dengan kesadaran Mambo ini berubah menjadi  tempet kuliner,” harap Suherman. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button