NEWS

Didampingi Gubernur Erzaldi, Mendikbud Launching Reading Corner Warkop di Pasar Mambo

Lensabangkabelitung.com, PANGKALPINANG – Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaunching Reading Corner Warkop Babel yang diselenggarakan di Warkopies Pasar Mambo, Jalan Garuda Pangkalpinang.

Launching Reading Corner Warkop gagasan Feryandi alias Komeng selaku Komunitas Literasi Babel pada Kamis (31/1/2019) pagi, yang turut dihadiri Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh, Ketua Baznas Babel, Forum Komunitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Babel, para Jurnalis Babel, dan masyarakat sekitar itu, ditandai dengan peguntingan Pita dan Tirai Penutup Rak Buku Sudut Baca oleh Mendikbud.

Mendikbud Muhadjir dalam mengatakan, dengan adanya komunitas literasi akan memacu dan meningkatkan minat baca masyarakat.

“Masih rendahnya komunitas literasi di Indonesia perlu dikembangkan, sehingga melalui sudut baca yang ada dapat meningkatkan minat baca masyarakat,” ujar Muhadjir.

Muhadjir juga mengharapkan dengan adanya sudut baca (reading corner) ini dapat menghindarkan pembicaraan dari hal – hal yang destruktif, sehingga melalui sudut baca yang ada dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan yang luas demi membangun karakter bangsa Indonesia.

Muhadjir meminta agar masyarakat Babel rajin membaca buku, dan melalui membaca akan mengurangi masyarakat yang buta huruf serta meningkatkan minat baca.

Pada kesempatan sama, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan, dengan adanya Komunitas Literasi ini, mampu mendongkrak minat baca masyarakat yang sedang berkumpul di warung-warung kopi dan lokasi lainnya.

“Komunitas literasi ini bertujuan untuk melawan hoaks. Lalu, dengan adanya reading corner di warung kopi ini, perbankan dan lain sebagainya, akan memacu masyarakat membaca buku yang positif dan menambah wawasan yang luas,” ujarnya.

Terkait dengan peningkatan dan kontribusi yang akan diberikan Komunitas Literasi, Gubernur berharap kepada Komunitas Literasi dalam penulisan buku – buku yang akan dihasilkan dapat melalui pendampingan Komunitas Literasi ini.

“Komunitas literasi tidak saja mendorong orang untuk rajin membaca, tetapi Komunitas Literasi ini, notabene banyak jurnalis juga akan mendorong para guru dapat menulis buku,” kata Erzaldi.

Selain itu, menurut Gubernur Erzaldi, kecenderungan orang untuk membaca dan menulis cukup besar, sehingga melalui strategi yang baik dapat memberikan hasil karya tulis yang membangun, dan menumbuhkan karakter anak bangsa yang baik pula dalam membangun bangsa.

Masyarakat, diharapkan Gubernur, agar rajin membaca buku untuk meningkatkan pengetahuan, dapat melalui buku cetak yang disediakan di reading corner.

Penggagas Komunitas Literasi Babel, Feryandi, alias Komeng, mengatakan, berdirinya Komunitas Literasi ini, bermula dari pengamatannya terhadap masyarakat yang sedang berkumpul lebih fokus kepada gadget yang dimiliki. Dengan adanya komunitas ini, diharapkan masyarakat terpacu dalam membaca buku.

Komeng juga berharap, dengan adanya gerakan Komunitas Literasi, ke depan dapat meningkat menjadi perpustakaan atau berupa sudut baca yang dapat menyebar di Babel, dengan begitu memacu minat baca masyarakat.

Penulis : ADV/Humaspro/Sentosa

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button