NEWS

Angka Kecelakaan Sangat Tinggi di Kabupaten Bangka

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto SIK melalui Kasat Lantas Polres Bangka, AKP Diana Yaminiarty mengatakan, sesuai pernyataan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), menyatakan bahwa korban lakalantas meninggal dunia, ada diurutan kelima dunia.

Yang pertama, karena penyakit jantung koroner, kedua karena penyakit paru paru, ketiga karena penyakit diabetes, ke empat karena penyakit TBC dan yang kelima yakni karena lakalantas. Artinya, dari urutan 4 besar itu karena penyebabnya sakit, dan yang ke lima itu lakalantas. 

Hal inilah yang menjadi latar belakang pihak Satlantas Polres Bangka terus mengelar sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pelajar, mahasiswa, pegawai dan masyarakat umum, secara terus menerus,” Kata Kasat Lantas Polres Bangka, AKP Diana Yaminiarty, dalam acara dialog internatif persiapan acara Melenial Road Safety Festival di Aula Mapolres Bangka, Kamis (17/1/2019).

Menurut Diana Yaminiarty, selain itu sesuai dengan amanat, UUD No. 22 tahun 2009, pasal 203 menyatakan pemerintah bertanggung jawab, atas terjadinya keselamatan lalu lintas angkutan jalan, Keselamatan adalah tangung jawab kita bersama. 

“Jadi bukan tanggung jawab pemda, bukan tangung jawab polisi, bukan tangung jawab para guru, dishub ataupun DLLAJ, bapak bapak TNI, tidak, tetapi tangung jawab kita semua,” jelas Diana.

Dikatakan Diana untuk data angka kecelakaan berlalu lintas se-Indonesia, berdasarkan paparan Dirlantas Polda Bangka Belitung, dalam tahun 2014-2018, rata-rata sebanyak 30.000 korban meninggal dunia karena kecelakaan di jalan raya, angka yang sangat memprihatinkan. Sedangkan, untuk angka jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Mapolres Bangka, pada tahun 2014 jumlah korban lalu lintas, 75 orang, 48 orang meninggal dunia. Tahun 2015, angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 67 kasus. Sedangkan korban meninggal dunia sebanyak 56 orang. Tahun 2016 korban meninggal dunia sebanyak, 56 orang, Tahun 2017 korban meninggal dunia 40 orang. Dan untuk tahun 2018, sebanyak 5 orang meninggal dunia. 

“Hal ini yang dilaporkan ke pihak Polisi, tapi ada juga yang tidak dilaporkan, ini yang terdata dan masih banyak yang tidak dilaporkan, artinya lebih banyak lagi,” Kata Diana.

Ditambahkan Diana pentingnya tertib berlalu lintas, suatu kota itu semerawut atau tidak, orangnya sadar hukum apa tidak, dapat dilihat dari lalu lintas di jalan raya.

Langkah-langkah yang telah dilaksanakan Satlantas Polres Bangka, agar tercipta tertib berlalu lintas dan menjadikan masyarakat menjadi pelopor tertib berlalu lintas di wilayah hukum Mapolres Bangka, seperti, kegiatan Kampung Tertib Berlalu Lintas, Goes To School, sosialisasi ke sekolah, Taman lalu lintas, ada PKS di sekolah, ada Polisi Cilik dan lain sebagainya, kesemuanya dalam rangka menciptakan tertib berlalu lintas di Kabupaten Bangka.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close