NEWS

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kurang Mampu, Pemerintah Luncurkan Program Bansos Pangan 

Lensabangkabelitung.com Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka dalam hal ini dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospemdes) Bangka bekerjasama dengan BRI menggelar 

Musyawarah bersama perwakilan ketua RT se Kabupaten Bangka tentang pelaksanaan penyaluran Bansos oleh BRI tahun 2018 di Kabupaten Bangka,Rabu (26/12/2018) di OR Bina Praja Pemkab Bangka. 

Kegiatan ini diselenggarakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin.

“Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia meluncurkan Salah satu program yaitu program bantuan sosial pangan yang terdiri dari beras Sejahtera Rastra dan bantuan pangan non tunai (BPNT).” Jelas Bupati Bangka Mulkan. 

Disampaikannya untuk Kabupaten Bangka sampai bulan Oktober 2018 masih mendapatkan Bansos Rastra di mana setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan 10 kg beras,tetapi pada bulan November-Desember 2018, ini sudah bertransformasi ke BPNT yaitu setiap KPM mendapatkan kartu KKS kartu combo yang di dalam kartu tersebut ada uang sejumlah Rp110.000 untuk membeli beras dan telur di e-warung terdekat.

“Untuk BPNT di Kabupaten Bangka telah ada 11 e-warung untuk 8 Kecamatan dan telah melaksanakan pengambilan beras dan telur oleh KPM dari bulan November-Desember 2018.”kata Mulkan. 

Bansos BPNT bertujuan mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM.

“Meningkatkan ketepatan sasaran dan waktu penerima bantuan pangan bagi KPN,

memberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.”jelas Mulkan. 

Sedangkan manfaat BPNT untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat KPM sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial meningkatkan transaksi non tunai dalam agenda gerakan non tunai (GNNT),meningkatnya Efisiensi dan efektivitas penyaluran bantuan sosial meningkatnya pertumbuhan ekonomi di daerah terutama usaha mikro dan kecil di bidang perdagangan.

Di Kabupaten Bangka keluarga penerima manfaat KPM untuk BPNT tahun 2018 jumlah kuota dari PKH 5.079 dan non PKH 5.294 berjumlah 10.373 yang terdiri dari jumlah penerimaan manfaat terbagi  di 8 kecamatan,dengan rincian untuk Kecamatan Sungailiat sebanyak 1.655 KK, Kecamata.Riau silip 1.125 KK,Kecamatan  puding besar 1.284 KK,Kecamatan Pemali 547 KK,Kecamatan Merawang 846 KK,Kecamatan mendo barat 2.385 KK, Kecamatan Belinyu 1.494 KK dan Kecamatan Bakam 989 KK.

Penerima manfaat Bansos NPNT adalah keluarga dengan kondisi sosial ekonomi 25% terendah di daerah pelaksanaan penerima Bansos BPNT yang Nama dan alamat nya termasuk di dalam daftar KPM dan ditetapkan oleh menteri sosial.

“Sumber data KPM Bansos pangan adalah data terpadu program penanganan Fakir miskin yang merupakan hasil pemutakhiran basis data terpadu PDT di tahun 2015, data KPM ini setiap bulan bisa berubah berdasarkan kondisi di lapangan saat ini yaitu dengan aplikasi sistem informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (siks-ng) dimana operator desa kelurahan bisa mengganti KPM dengan KPM lain yang lebih layak sebagai penerima manfaat tetapi harus masuk data BDT.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button