NEWS

Selama 2018, Sudah 189 Warga Bangka Belitung Meninggal Dunia di Jalan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Tingginya angka kematian di jalan raya menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat Bangka Belitung terhadap keselamatan berlalu lintas masih rendah. Selama 2018, Direktorat Lalu Lintas Polda Bangka Belitung mencatat sebanyak 189 orang warga Bangka Belitung harus meregang nyawa di jalan raya akibat Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas).

“Dari 250 kasus laka lantas yang terjadi selama 2018, tercatat ada 189 orang yang meninggal dunia. Angka ini naik jika dibandingkan tahun lalu. Sedangkan untuk luka berat akibat laka lantas tahun ini berjumlah 132 orang,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Dwi Asmoro kepada wartawan, 20 Desember 2018.

Menurut Dwi, faktor utama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan hingga banyak korban meninggal dunia di Bangka Belitung adalah faktor human error.

“Pengendara kendaraan bermotor sering mengindahkan aturan lalu lintas dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Selain itu, kecelakaan juga dipengaruhi fasilitas pendukung jalan yang masih kurang dan faktor lingkungan seperti jalan yang licin akibat hujan,” ujar dia.

Dwi mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan meningkatkan sinergitas antar instansi dan pemangku kepentingan serta aktif melibatkan masyarakat terkait aspek keselamatan berlalu lintas.

“Kita berupaya mengatasi berbagai tantangan yang ada diantaranya menggelar workshop blackspot dan trouble spot bagi kasat lantas dan kepala dinas Perhubungan se-Bangka – Belitung, bekerja sama dengan laboratorium transportasi Universitas Indonesia untuk menganalisa daerah rawan kecelakaan hingga dengan menggelar kampanye aktif melalui kegiatan yang menggelorakan keamanan berlalu lintas,” ujar dia.

Dwi menambahkan pihaknya juga memberikan reward kepada tokoh yang peduli dengan keselamatan berlalu lintas agar menjadi inspirasi bagi masyarakat Bangka Belitung agar lebih peduli lagi akan pentingnya keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

“Kita menggerakkan munculnya local hero atau pahlawan keselamatan berlalu lintas agar menjadi inspirasi dan mampu menggugah kesadaran masyarakat menjadi lebih baik lagi mengedepankan keselamatan saat berkendara,” ujar dia. (yoo)

Penulis : Redaksi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button