NEWS

Satpol PP Bangka Himbau Masyarakat Waspada Banjir

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT – Satpol PP Kabupaten Bangka mengimbau masyarakat di daerah itu untuk mewaspadai bahaya banjir. Hal ini seiring intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Bangka dan sekitarnya pada akhir tahun.

“Sesuai dengan surat edaran maupun pengumuman dari BMKG bulan Desember sampai Januari curah hujan cukup tinggi dan lebat. Oleh karena itu masyarakat harus waspada pada titik rawan banjir atau rawan genangan air,” kata Kasi Penanggulangan Bencana Satpol PP Kabupaten Bangka Ahmad Fauzi di kantornya, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, saat ini bagian penangulangan bencana Satpol PP Kabupaten Bangka dalam posisi siaga jika terjadi banjir. Menurutnya untuk genangan air dan banjir terjadi karena curah hujan yang lebat dan cukup tinggi disertai dengan pasang surut air laut. 

“Itu akan pasti terjadi banjir dan genangan air, disamping itu memang terjadi dataran rendah, termasuk ada saluran air atau drainase yang kurang begitu lebar dan dalam, sehingga pas hujan deras meluap ke permukaan,” katanya.

Fauzi mengatakan selama musim hujan pihaknya rutin melakukan pemantauan langsung seperti di Pasar Inpres, Lingkungan Sidodadi, Nelayan II, Nangnung, Parit Pekir, Jalan Jenderal Sudirman di lingkungan Rajabasa dan Jalan Ahmad Yani depan Kantor Bupati Bangka.

“Di sejumlah daerah tersebut jika hujan deras sekitar dua atau tiga jam maka air meluap ke permukaan dan mengenangi rumah warga,” ungkapnya. 

Untuk mengatasi banjir, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Bangka sudah melakukan upaya dengan perbaikan saluran, pembangunan talud, membersihkan selokan, pembuatan plat deker baru dan peninggian ruas jalan seperti yang dilakukan instansi terkait di Pemali.

Sedangkan untuk banjir yang terjadi di sekitar Kelurahan Kenanga, katanya, disebabkan karena kolong eks tambang di belakang rumah warga jebol sehingga air meluap. Sehingga saat musim hujan, air tertampung di kolong tersebut tetapi saat penuh tidak tertampung lagi akhirnya jebol dan meluap ke ruas jalan.

Dia mengatakan, pada Sabtu (8/12/2018) dari pukul 19.30 hingga Minggu (9/12/2018) jam 03.00 WIB dinihari hampir sebanyak 25 rumah warga tergenang air sehingga pihaknya melakukan penyedotan air di jalan yang dibuang ke lokasi lain agar air tidak tergenang.

“Petugas kita bekerja ekstra, kita pulang sampai jam 02.00 dinihari, mobil damkar kita kerahkan untuk menyedot air yang menggenang dijalan tersebut, disamping itu kita buka ruas jalan atau pembatas jalan supaya air tidak tergenang,” terang Fauzi.  

Dia menambahkan, jikadi Kecamatan Sungailiat hampir rata-rata termasuk Sinar Jaya Jelutung, Kelurahan Sungailiat, Kelurahan Srimenanti, Lubuk Kelik, Kenanga, Surya Timur ada genangan air, namun cuma sebagian dan sudah dilakukan antisipasi oleh pemerintah daerah.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button