NEWS

Pemprov Babel Diminta Perhatikan Penyandang Difabel

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT– Berkreasi, berekspresi maupun berkepentingan untuk mendapatkan hak asasi yang sama dengan masyarakat lainnya, juga sangat dibutuhkan oleh para penyandang disabilitas.

Karena semua hal tersebut, juga sudah merupakan suatu hal lumrah yang dimiliki umat manusia di dunia. Hal ini juga sangat diinginkan Choky Suhendra penyandang tuna netra asal Kota Pangkalpinang.

Choky yang lahir 11 November 1988, putra ketiga dari tiga bersaudara tersebut sudah mengalami kenetraan pada tahun 2010, ketika menginjak usia 21 tahun yang dikarenakan sakit malaria tropika.

”Saya sangat berharap kepada seluruh masyarakat di Bangka belitung (Babel) bahkan di seluruh Indonesia ini, dapat berpikir, bahwa disabilitas itu mampu. Sama seperti mereka,” kata Choky, Senin (3/12/2018).

Selain itu, Choky juga sangat berharap kepada pemerintah, baik di daerah maupun pusat untuk dapat lebih memberikan perhatian mereka terhadap para penyandang disabilitas.

Perhatian tersebut juga termasuk penyediaan lapangan pekerjaan bagi para penyandang disabilitas. Dirinya juga ingin seluruh elemen penyedia lapangan pekerjaan, bukan hanya pemerintah juga dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk memberi kesempatan bagi masyarakat disabilitas.

”Kami ingin mereka tahu, kami juga mampu. Tapi, bagaimana kami bisa membuktikannya, karena terbatasnya ruang bagi kami,”ungkapnya.

Pria yang kini merupakan salah satu tenaga honorer di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netral Tan Miyat, Bekasi, Kementerian Sosial ini juga yakin kepada seluruh penyandang disabilitas, mempunyai kelebihan dan keterampilan sendiri.

Choky juga mencontohkan prihal beberapa perusahaan yang ada di luar daerah yang berani memperkerjakan penyandang disabilitas di perusahaan mereka.

”Kita juga ingin daerah kita dapat mencontohkan perusahaan-perusahaan di luar sana. Bahkan, di salah satu bank yang ada di sana berani memperkerjakan penyandang tuna netra untuk menjadi marketing mereka,”harapnya.

Dia pun mempunyai harapan tersendiri kepada Pemerintah Provinsi Babel, agar dapat mencontoh hal tersebut. Kepedulian Pemprov Babel, menurutnya, memang sudah terlihat saat ini, dengan disekolahkannya para penyandang disabilitas. 

”Pemprov Babel sudah ada yang menyekolahkan kami lagi. Namun kami maunya, jangan hanya disekolahkan saja, tapi juga kalau bisa peluang pekerjaan juga ada,” harap Choky.

Penulis : vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button