NEWS

Pekan ke-92, GJS Atok Kulop Sinergi Bareng Racana IAIN SAS

Memetik duku di tengah hutan
Terjeratlah akar saat melangkah
Manfaatkan waktu untuk kebaikan
Walau hanya tukang antar sedekah
(Pantun Atok Kulop)

Lensabangkabelitung.com, PANGKALPINANG – Proses pembelajaran, tak melulu harus didapat dari kegiatan tatap muka di kelas. Tak mutlak juga dihadapkan pada sebuah textbook untuk dibaca. Nilai sebuah pembelajaran, bisa didapat dari alam, lingkungan, atau dari mana saja, yang mendukung proses menuju arah kemajuan.

Setidaknya, ini dirasakan oleh pasukan Pramuka Racana IAIN Syaikh Abdurrakhman Siddik. Beberapa nilai pembelajaran terpenting, mereka dapat dari kegiatan Gerakan Jumat Sedekah (GJS) Atok Kulop. Jumat, 28 Desember 2018, Racana IAIN SAS ikut dalam proses pendistribusian gerakan bersedekah 500 nasi kotak, yang sudah berjalan dua tahun ini.

Husnun Nisa, Ketua Dewan Racana Putri IAIN SAS, mengatakan nilai pembelajaran terpenting dari GJS yang diikutinya adalah kepekaan sosial. Dengan terjun langsung ke tengah masyarakat dalam pendistribusian GJS, jiwa sosialnya jadi lebih terasa.

“Sebelumnya saya nggak detil memperhatikan lingkungan sosial. Sekarang bisa tahu apa sih yang dibutuhkan. Meski kami tidak menyumbang secara langsung, tapi dengan ikut mengantarkan sudah memberi pembelajaran baru bagi kami,” kata Nisa.

Secara jujur, dia mengatakan tulisan di baju yang dikenakan tim GJS Atok Kulop yang mebdampingi dia dan kawan-kawan dalam membagikan nasi kotak, dirasakannya sangat menyentuh.

“Dari baju yg dipakai kakak-kakak tim GJS, ada tulisan ‘sedekah itu tidak harus menunggu harta berlimpah’. Tanpa harta, kita bisa kok menyumbangkan tenaga,” imbuhnya.

Adapun bagi Muhammad Effendi, anggota Racana Putra IAIN SAS, nilai pembelajaran terpenting yang dirasakannya saat ikut GJS, terletak pada kebersamaan yang saling menguatkan. Baik kekompakan sesama rekan tim distribusi, maupun keramahan yang ditemuinya dari orang-orang yang diberi uluran nasi kotak.

“Pokoknya ini GJS seru-seruan bareng kawan-kawan. Bahwa sedekah juga tak harus menunggu sampai kita ada duit,” tuturnya.

Di GJS ke-92 pada Jumat terakhir di pengujung tahun 2018 ini, tim GJS Atok Kulop bersama Racana IAIN SAS, mendistribusikan 500 nasi kotak ke beberapa tempat. Di antaranya, diantarkan kepada pemulung di kawasan Parit 6 Pangkalpinang, Panti Asuhan Kristen RUTH, santri Tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatullah Teru Bangka Tengah, Tahanan di Polda Babel dan Polresta Pangkalpinang, petugas kebersihan, tukang parkir, cleaning service di Bandara Depati Amir, keluarga pasien di RS. Bakti Timah, RS Bakti Wara, dan lain-lain.

Penggagas GJS Atok Kulop, Ahmadi Sopyan, ikut berbahagia ketika Racana IAIN SAS, bisa memetik nilai pembelajaran dari kegiatan GJS yang melibatkan anak-anak muda itu.

“Ini bagian dari kekonsistenan dari GJS yang sebisa mungkin harus melibatkan anak-anak muda. Kepedulian dan kepekaan anak-anak muda harus makin terasah. Agar mereka tumbuh menjadi generasi masa depan yang tak cuma tangguh, tapi juga peka secara sosial,” kata Ahmadi.

Sebagai bagian dari tim GJS, Ahmadi Sopyan juga tak lelah mengingatkan kepada seluruh tim GJS untuk menyadari kalau adalah sebagai tukang himpun, tukang antar, tukang salur sedekah dari para dermawan. Oleh karenanya kewajiban bagi tim GJS melaporkan kepada publik sebagai bentuk transparansi, baik via Whats App, WAG, instagram, media online, maupun media cetak untuk kami belajar amanah.

“Semoga hal yang sederhana ini bisa melatih kami untuk terus konsisten dalam kebaikan walau mungkin bagi yang lain tak bernilai,” ujarnya.

Terima kasih kepada para dermawan. Salam PRAMUKA! Salam ATOK KULOP!

*DAFTAR DERMAWAN GJS PEKAN KE 92 (28 Desember 2018)*

1. UMAH UBI ATOK KULOP : 25 Kotak
2. Ahmadi Sofyan (Penulis Buku) : 83 Kotak
3. IPONG GROUP Pangkalpinang : 10 Kotak
4. PT. PULOMAS SENTOSA : 10 Kotak
5. Adi Kurniadi/Jidol (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 10 Kotak
6. Ibu Sri (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 25 Kotak
7.Agung Yubi Utama (Kepala BKD Kota Pangkalpinang) : 10 Kotak
8. Abet Suhaian (PT. YUNELDO BERJAYA) : 10 Kotak
9. Hj. Zachria Subagyo (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 5 Kotak
10. Sumarno (MD KAHMI Pangkalpinang) : 5 Kotak
11. (Alm) Kasdan & (Almh) Hj. Karmonah (Demak Jateng) : 10 Kotak
12. Depati Gandi (Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
13. Diahrinti (DeLAUNDRY Pangkalpinang) : 5 Kotak
14. H. Yuli Darusman (Warga Graha Puri Pangkalpinang) : 25 Kotak
15. Ustadz H. Zuhri M Syazali (Mantan Bupati Bangka Barat) : 5 Kotak
16. H. Yunan Helmi (SEKDA Bangka Barat) : 10 Kotak
17. Bambang Patijaya (Ketum DPP GEMA BUDHI) : 10 Kotak
18. H. Zulkarnain Syamsuddin & Isteri (Warga Kota Pangkalpinang) : 10 Kotak
19. ARSEL TENDA (Pangkalpinang) : 5 Kotak
20. Lely Marulisari (Warga Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
21. Yulinda (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 5 Kotak
22. Sarbini Ahmat (Masyarakat Bangka di Jakarta): 5 Kotak
23. Yusmita (Warga Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
24. Devin Rulianto/Ato (Warga Graha Puri Pangkalpinang) : 15 Kotak
25. Muhammad Bilal (Mahasiswa ITS) : 5 Kotak
26. Muhammad Ghifari (Siswa SMAN 1 Pangkalpinang) : 5 Kotak
27. Muhammad Thoriq (Siswa SMPN 2 Pangkalpinang) : 5 Kotak
28. BATIK KAMPUNG KATAK (Pangkalpinang) : 5 Kotak
29. Saparyani (Warga Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
30. Andi (Anggota DPRD Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
31. Kayla Annisa (Siswa SMPN 2 Pangkalpinang) : 10 Kotak
32. Suci Komaria (Mahasiswi IAIN SAS BABEL) : 2 Kotak
33. Hendy Gunawan (ASIA Konstruksi) : 10 Kotak
34. Hera Sulaiman (Warga Kota Pangkalpinang) : 25 Kotak
35. Hj. Fidah Hasan (Direktur PT. PBM) : 10 Kotak
36. Ahdori (Tim UMAH UBI ATOK KULOP) : 5 Kotak
37. Volojuan (Warga Kota Pangkalpinang) : 100 Kotak

*JUMLAH : 500 KOTAK*

Penulis : Redaksi (**)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button