NEWS

Ikut Kampanye, Kepala Daerah Wajib Cuti

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT – Kepala daerah baik itu gubernur, bupati dan wakil bupati atau walikota dan wakil walikota yang akan ikut kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) diwajibkan untuk mengajukan cuti kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut Ketua KPU Bangka M.Hasan pengaturan soal cuti berdasarkan aturan PKPU Nomor 23 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Kepala daerah yang masuk dalam tim kampanye dapat diberikan cuti diluar tanggungan negara, terkecuali di hari Minggu tidak perlu mengajukan cuti. 

“Jadi kalo mereka cuti tidak ditanggung negara. Cuti yang diberikan sebagaimana dimaksud diberikan satu hari kerja dalam setiap Minggu. Mereka mengajukan surat cuti tersebut ke Kemendagri,” jelas M. Hasan kepada wartawan di Kantor KPU Bangka, Kamis (6/12/2018).

Dikatakan Hasan, saat ini kepala daerah yang ikut kampanye sudah diperbolehkan mengajukan cuti karena sudah memasuki masa kampanye.

“Tetapi sampai saat ini belum ada kepala daerah (Bupati-Wakil Bupati-red) yang turun kampanye, mungkin nanti pas bulan Januari atau pada saat kampanye terbuka yang dimulai tanggal 24 Maret sampai 13 April nanti,” jelas M. Hasan.
 
Dia menegaskan, bagi kepala daerah yang mengajukan cuti kampanye wajib memberikan surat pemberitahuan kepada KPU paling lambat 1 hari sebelum kampanye. 

“Jadi mereka harus kasih surat pemberitahuan kepada kami (KPU-red), sehari sebelum pelaksanaan kampanye, tapi lebih bagus jauh-jauh hari lah, karena ada persiapan untuk pengawasan,”jelas M. Hasan. 

Ditambahkan Hasan, selama cuti kampanye kepala daerah tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas negara.

“Mereka tidak boleh gunakan fasilitas negara, seperti mobil dinas, mereka harus gunakan fasilitas pribadi,” tutupnya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button