NEWS

Surtam: Hasil Tes SKD CPNS Bangka Menyedihkan

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT – Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Bangka yang dilaksanakan pada 5-10 November 2018 lalu ternyata membuat kecewa Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Surtam A. Amin.

Pasalnya, dari 1.938 peserta yang ikut SKD hanya 80 orang yang berhasil mencapai passing grade yang ditetapkan oleh Panitia Seleksi Nasional (Paselnas).

“Hasilnya sangat menyedihkan karena hanya 80 yang memenuhi passing grade dari 1.938 orang. Melihat hasil yang menyedihkan itu maka Panselnas mengambil langkah-langkah atau kebijakan baru yang dituangkan didalam Permenpan Nomor 61 Tahun 2018,” kata Surtam di Kantor BKPSDMD Kabupaten Bangka, Rabu (28/11/2018).

Dalam Permenpan tersebut, Surtam menerangkan, perihal formasi kosong yang tidak mencapai passing grade. Nilai peserta, katanya, akan  dihitung ulang berdasarkan peringkat jumlah nilai yang bersangkutan, tanpa melihat lagi passing gradenya. “Passing grade untuk formasi umum yang semula totalnya 298 sekarang menjadi 255 tetapi secara komulatif,” katanya.

Sedangkan untuk menentukan peserta yang ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), maka pada 24 November, tambah dia, seluruh instansi BKSDM dipanggil ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melakukan rekonsiliasi data.

“Artinya mencocokan data yang dipegang oleh BKN dengan data di masing-masing instansi. Pemkab Bangka dapat giliran 24 November pukul 17.00 WIB sampai jam 18.30 WIB. Kita melakukan pencocokan data yang ada di BKN dan kami,” kata Surtam.

Dia menambahkan, untuk peserta yang sudah memenuhi passing grade dapat langsung ikut SKB. Sedangkan selisihnya, jika tidak peserta yang lulus maka diambil tiga kali formasi.

“Contohnya misalnya guru kelas SDN 1 Sungailiat tidak ada peserta tes CPNS yang lulus passing grade maka diambil jumlah nilai tertinggi, tiga kali formasi jika kuotanya satu maka diambil tiga orang peringkat yang terbaik,”jelas Surtam. 

Namun, lanjut dia, untuk menentukan hal tersebut paling rendah nilainya harus 255, seandainya jika tidak ada yang mencapai 255 maka tetap kosong.”Jika ternyata data yang melamar tidak memenuhi passing grade 255 maka di pelamar itu tetap kosong,” ungkap Surtam.

Dia mengakui, ada beberapa formasi kosong seperti untuk guru yang tidak mencapai passing grade 255, tetapi pihaknya belum bisa mengungkapkan karena data tersebut harus disahkan oleh pihak BKN.  “Datanya harus ditandatangani kepala BKN baru tetapkan bupati sudah itu baru kami umumkan,” kata Surtam.

Surtam menambahkan, untuk formasi CPNS yang kosong tersebut solusinya, bisa diisi oleh nilai-nilai terbaik dari hasil SKD dan SKB. Namun pihaknya akan merundingkan dengan peserta tes CPNS tersebut jika formasi yang kosong. 

“Misalnya untuk guru SDN 1 di Petaling, untuk di SDN 1 Sungailiat yang lulus passing grade ada  tiga orang maka satu yang lulus SKB maka ada dua yang tidak lulus nilainya satu yang tertinggi akan ditawari mau tidak mengajar di SDN 1 Petaling,”ujarnya seraya meminta kepada para peserta tes SKB untuk sabar menunggu karena pihaknya tidak mau mendahului tim Panselnas.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button