NEWS

Pesawat Batal Terbang Karena Bawa 3 Ton Durian

Lensabangkabelitung.com, Bengkulu – Dunia penerbangan dan media sosial kembali heboh, menyusul beredarnya video penumpang Sriwijaya SJ091 jurusan Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu ke Jakarta pada Senin, 5 November 2018.

Dalam video yang diunggah sejak Selasa 6 November 2018 kemarin itu, pemilik akun Facebook Amir Zidane mengajukan protes. Baru diunggah 16 jam, video itu sudah ditonton hampir 2.000 kali.

Dalam video itu, Amir Zidane menceritakan kronologi versinya. Dari mulai saat memasuki pesawat, bau menyengat durian dan hawa panas terasa mengganggu.

Pesawat yang rencananya lepas landas pukul 10.50 WIB itu akhirnya mundur dari jadwal.

” Saat memasuki pesawat, aroma durian sudah terasa. Makin lama makin menyengat dan panas, gimana rasanya?” tulis Amir, dikutip Dream, Selasa, 6 November 2018.

Amir segera melayangkan protes ke pramugari. Tetapi, respon pramugari itu terkesan menyederhanakan masalah.

” Pak, kalau mau complaint, isi saja ya di kertas itu,” kata Amir menirukan pramugari itu.

Amir yang menyuarakan ketidaknyamanannya kemudian berhadapan dengan seorang petugas. Tak jelas petugas apa yang dihadapi Amir itu.

Tetapi, petugas itu hanya mengatakan pesawat tetap akan terbang. ” Nanti kalau sudah di atas bau duriannya pasti hilang,” ujar petugas itu.

Amir tak setuju dengan pendapat itu. Petugas yang memberi penjelasan segera masuk ke cockpit dan berbincang dengan kapten pilot.

Kru maskapai tetap memaksa Amir dan menjelaskan pesawat akan tetap terbang. Tetapi, Amir yang bertanya ke penumpang lain, mendapat jawaban yang berbeda.

“Apakah yang ada di pesawat ini mau terbang?” tanya Amir.

“Tidak!” jawab penumpang.

Singkat cerita, Amir mencari tahu jumlah durian yang turut diterbangkan dalam pesawat. Dari petugas dia mendapat informasi, durian yang diterbangkan sebanyak 3 ton.

Akhirnya, dia dan tim memutuskan protes dengan keluar dari pesawat. Aksi ini diikuti para penumpang lain.
Amir dan para penumpang akhirnya meminta pihak maskapai menurunkan seluruh durian. Mereka juga minta menjadi saksi diturunkannya durian-durian yang dibungkus rapat itu.

Akhirnya seluruh penumpang menuju ke ruang tunggu, dari jarak kurang lebih 50 Meter kita melihat durian-durian itu diturunkan

Akhirnya, pesawat yang ditumpangi Amir berangkat pukul 12.05 WIB. Mereka mendarat di Jakarta pukul 13.00 WIB.
Saat keluar dari terminal, dia kembali bertemu dengan pramugari pesawat sriwijaya tersebut. Sang pramugari yang tak disebut namanya itu memberi tahu soal durian yang dibawa itu.

“Pak, mohon maaf kejadian tadi ya. Kita nggak bisa berbuat apa-apa. Asal Bapak tahu, kapten pilot sudah memberi peringatan akan ada masalah dengan durian-durian itu, jumlahnya sangat banyak, dan packaging-nya jelek,” ujar pramugari itu ke Amir.

Penulis : */Ucup

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button