NEWS

Peringati Maulid Nabi, Pemkab Bangka Gelar Festival Seni Budaya Islam

Lensabangkabelitung.com, MENDOBARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Festival Seni Budaya Islam (FSBI) di Desa Kemuja, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Selasa malam (13/11/2018). Acara yang dilaksanakan di Lapangan Bola Desa Kemuja ini dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.

Wakil Bupati Bangka Syahbudin dalam sambutannya mengharapkan FSBI yang dilaksanakan dapat dipetik berbagai manfaat tentang nilai-nilai luhur budaya serta akhlak budi pekerti yang mulia.

“Saya atas nama pribadi dan Pemkab Bangka merasa bersyukur dan bahagia dapat bersilahturahim dalam rangka pembukaan Festival Seni Budaya Islam atau Festival Kemuja. Adanya komunikasi, kerja sama dan hubungan yang harmonis antara pemda dengan seluruh komponen di masyarakat akan menjamin keberlangsungan jalannya pelaksanaan segala bidang program pembangunan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut, katanya, merupakan event tahunan untuk mendukung Desa Kemuja sebagai ikon desa santri. Festival digelar menggambarkan kebudayaan dan kesenian tradisi yang Islami dan dikemas secara modern dalam rangka syiar Islam menuju Bangka Setara. Selain itu juga, kegiatan tersebut untuk membangun ukhuwah Islamiah dalam melestarikan seni dan budaya sebagai warisan budaya.

Syahbudin berharap suasana agamis akan memberikan semangat yang tinggi untuk mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya Islami serta mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan kearifan budaya lokal.

“Semoga kegiatan ini menjadi warisan yang baik bagi generasi muda yang harus dijaga dan dilestarikan. Kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Babel A. Rivai dalam sambutannya mengatakan, Provinsi Babel sangat mendukung kegiatan tersebut yang mana acara puncaknya digelar pada tanggal 20 November 2018 yang menghadirkan penceramah dari nasional. Festival Kemuja, lanjutnya kedepan dapat menjadi perimeter untuk lebih baik.

“Budaya yang tumbuh berkembang, pemerintah wajib melestarikan, mengelola nilai manfaat agar berdampak bagi kemajuan daerah. Bidang pariwisata juga harus berdampak ekonomi bagi masyarakat,” jelas Rivai.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button