NEWS

Gubernur Erzaldi Dorong Wartawan Babel Bersertifikasi

Lensabangkabelitung.com, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mendorong wartawan yang ada di daerah itu untuk memiliki sertifikat kompetensi lewat Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Menurutnya, dengan sertifikasi menunjukkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

“Ada tiga macam kompetensi wartawan yakni muda, madya dan utama. Setiap profesi pasti memiliki sertifikasi, jadi pelayan dan sopir pun punya sertifikasi, apalagi wartawan,” kata Erzaldi saat bersilaturahmi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Babel di Warkop Tungtau, Jalan Koba, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Rabu (14/11/2018).

Erzaldi menegaskan Pemprov Babel bekerjasama dengan PWI Babel dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi para wartawan. Dia juga berharap, wartawan dapat memberikan kritik kepada pemerintah dengan cara yang baik dan benar sesuai kode etik, tidak hanya memberi edukasi, tetapi menghasilkan energi yang baik kepada pembaca.

“Saya berharap kedepan PWI Babel bisa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Kita akan lihat daerah lain yang telah maju, terus kita forum diskusikan agar memberikan dampak positif bagi daerah kita. Kedepan akan ada kebijakan pemerintah yang mengkoordinir agar media dan wartawan ini satu tujuan dalam rangka memberikan informasi kepada publik,” kata orang nomor satu di Provinsi Babel ini.

Sementara itu, Ketua PWI Babel, Muhammad Fathurakhman mengungkapkan sudah 80 persen anggotanya sudah memiliki sertifikat kompetensi wartawan.

“Kita harap anggota PWI Babel bisa berkompeten semua dan ini merupakan sertifikasi profesi untuk wartawan, agar bisa merasa nyaman dan aman memberikan kepada narasumber yang ditemui di lapangan,” sebut Boy sapaan akrab Fathurakhman.

Dia berharap kedepan, sebanyak 20 persen anggota PWI yang belum kompeten untuk segera ikut uji kompetensi. Kompetensi, katanya, sangat penting bagi wartawan agar ada perlindungan dan jangan sampai terjerat hukum akibat pemberitaan.

“Apalagi sekarang banyak sekali berita hoax yang beredar, dengan memiliki sertifikasi profesi wartawan ini, kita lawan berita hoax tersebut,” tegasnya

Boy mengatakan, untuk mengikuti ujian kompetensi ini setiap media harus memiliki badan hukum PT (Persero Terbatas), terdaftar di Dewan Pers dan juga memiliki wartawan utama sebagai penanggung jawab media.

“Kami berharap pemilik media bisa merapikan perusahaannya agar kedepan tidak ada permasalahan hukum jika terjadi masalah dengan pemberitaan di media mereka,” tuturnya.

Dia menambahkan, bagi wartawan yang mau mengikuti uji kompetensi wartawan bisa bergabung dengan organisasi resmi wartawan yang ditunjuk Dewan Pers sebagai penyelenggara UKW.

“Tiga organisasi yang sudah memiliki kompetensi di Dewan Pers yaitu PWI, AJI dan IJTI. Kalau organisasi yang lainnya kita tidak mengetahui apakah bisa (gelar UKW-red),” kata Boy.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Babel Erzaldi Rosman secara simbolis menyerahkan sertifikat uji kompetensi kepada sejumlah wartawan yang lulus saat pelaksanaan UKW beberapa waktu lalu.

Penulis : (ADV/HUmaspro/Reza)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close