NEWS

Awasi Tahapan Pemilu, Bawaslu Bangka Gandeng Tenaga Pendidik

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka menggandeng tenaga pendidik Sekolah Menengah Atas SMA se-Kabupaten Bangka untuk mengawasi tahapan Pemilu 2019 agar berjalan demokratis dan berintegritas dalam sosialisasi pengawasan partisipatif di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat, Rabu (14/11/2018).

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Corri Ihsan mengatakan dalam Pemilu perlu melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam pengawasan partisipatif, agar bisa mengawasi Pemilu yang berlangsung pada 17 April 2019 nanti. Program pengawasan pertisipatif tersebut, lanjut dia, adalah program Bawaslu RI yang pihaknya laksanakan.

“Kami memantau dan memandang perlu untuk melibatkan kepala sekolah dan guru yang ada di SMA dan SMK Negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Bangka. Karena kepala sekolah dan guru mempunyai peranan penting kepada pemilih milenial yang ada di sekolah dimana bagi siswa pada 17 April 2018 nanti sudah memiliki hak pilih,”kata Corri.

Pada Pemilu 2019 mendatang, partai politik dan para calon legislatif (caleg) akan menyasar pemilih milenial dan salah satunya ada di sekolah. Untuk itulah dikatakan Corri, Bawaslu Kabupaten Bangka ingin agar para pemilih milenial tersebut mendapatkan informasi yang berimbang di sekolah.

“Jangan sampai ada informasi yang salah dimana para pemilih milenial ini hanya mendapatkan dari para caleg saja. Bawaslu tidak bisa masuk ke sekolah tanpa dukungan kepala sekolah dan guru. Harapan kami kepala sekolah dan guru yang mengikuti sosialisasi ini bisa meneruskan informasi ini ke guru dan para siswa di SMA dan SMK,”katanya.

Bawaslu, lanjut dia, sudah menjalin kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan SMAN 1 Pemali dalam pengawasan partisipatif sebagai pilot project. Nantinya, kata Corri, juga akan dilakukan kerja sama dengan sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bangka.

MoU tersebut terkait dengan program kelas pemilu yang masuk dalam kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Program inovatif yang diluncurkan Bawaslu Kabupaten Bangka tersebut agar pemahaman tentang Pemilu bisa berimbang dan memberi pelajaran yang baik tentang demokrasi.

“Kerja sama tersebut sudah disampaikan Bawaslu Kabupaten Bangka kepada Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan melakukan MoU dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Corri.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button