NEWS

Susun RPJMD, Pemkab Bangka Serap Aspirasi OPD, Ormas dan LSM

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka menyerap aspirasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam rumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD ) Kabupaten Bangka untuk lima tahun mendatang.

Aspirasi tersebut diserap melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bangka tahun 2019 -2023 yang diselenggarakan Bappeda Kabupaten Bangka dan dibuka Sekda Bangka Akhmad Mukhsin, Jum’at (5/10/2018) di Ruang Bina Praja Sungailiat.

Akhmad Mukhsin menjelaskan di RPJMD 2019-2023 Kabupaten Bangka memuat visi, misi dan program yang akan dijadikan arah dan strategi pembangunan daerah dan kebijakan umum pembangunan jangka menengah daerah. Selanjutnya, akan dijadikan pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan baik untuk pemerintah daerah, masyarkat, maupun dunia usaha.

“Visi dan misi yang dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Bangka tahun 2019 – 2023 secara sinergis, koodinatif, selanjutnya RPJMD setiap tahunnya akan dijabarkan dalam rencana pembangunan daerah dan menjadi pedoman rencana bagi perangkat daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mukhsin memaparkan visi Kabupaten Bangka tahun 2018 – 2023 adalah Bangka Sejahtera dan Mulia yang selanjutnya disebut “Bangka Setara”. Visi itu merupakan perwujudan secara utuh menciptakan posisi kesejahteraan dan kesamaan tingkat harkat dan martabat, serta pemerataan keadilan dan tingkat kesejahteraan pembangunan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bangka.

Menurutnya, kesetaraan dalam berbagai dimensi tersebut akan mengarah pada pencapaian posisi puncak tertinggi Pemerintah Kabupaten Bangka berada pada rekor setara dengan kabupaten dan kota terbaik di Indonesia dan bahkan dunia dalam berbagai prestasi dibidang pembangunan dan pelayanan publik.

“Setara merupakan kondisi masyarakat yang terpenuhi, ketahanan materiil dan spiritual yang ditunjukkan oleh peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi disertai dengan makin tinggi dan meratanya tingkat pendapatan masyarakat, keterbatasan, kemiskinan dan pengangguran, sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas dan berdaya saing tinggi, serta terciptanya pemerataan pembangunan antarwilayah,” jelas Muksin.

Sedangkan, Mulia merupakan kondisi masyarakat Kabupaten Bangka yang memiliki harkat dan akhlak yang baik serta kedudukan yang setara karena keberhasilan pencapaian pembangunan kesejahteraan sosial yang ideal. Masyarakat yang mulia, lanjutnya, memiliki kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban yang berakhlak dan beretika dalam menjadi manusia yang sehat, berilmu pengetahuan, cakap, kreatif, dan mandiri serta berinovasi.

Untuk mewujudkan visi tersebut ada 5 misi yang dilaksanakan yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis teknologi informasi, mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas, mewujudkan pemerataan pembangunan infratruktur antarwilayah, mewujudkan gerbang kota pariwisata yang berskala internasional dan mewujudkan perekonomian daerah berdaya saing dan berkelanjutan.

“Visi besar diatas tidak bisa dicapai melalui perumusan konsep dan gagasan untuk langkah – langkah strategis namun perlu ditopang oleh kerjasama semua pemangku kepentingan. Untuk itu dalam proses pelaksanaan pembangunan perlu melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk turut bersama memikirkan pembangunan Kabupaten Bangka kedepan,” katanya. (rls)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close