NEWS

Peserta dari 34 Provinsi Semarakkan Pawai Budaya Kreatif Pemuda

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Sebanyak 50 orang perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti Pawai Budaya Kreatif Pemuda yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jum’at sore (5/10/2018). Para peserta ini saat pawai mengenakan baju adat masing-masing daerah kemudian berjalan kaki hingga selesai di Taman Kota Sungailiat.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bangka, Asep Setiawan mengatakan Pawai Budaya Kreatif Pemuda ini merupakan salah satu ajang promosi daerah dan disambut baik oleh masyarakat sekitar. Para peserta kirab dinilai sangat bersahabat dengan masyarakat selama berada di Bangka.

“Selama mereka (peserta kirab remaja-red) disini, kita tempatkan di homestay daerah Matras dan alhamdulillah disambut dengan baik oleh tetua- tetua dan masyarakat setempat,”kata Asep.

Dia berharap, kegiatan kirab pemuda yang singgah di Kabupaten Bangka membuat para pemuda tersebut dapat mempromosikan potensi wisata alam yang ada Kabupaten Bangka pada khususnya dan Babel pada umumnya.

“Mereka juga jalan-jalan, mengenal kultur masyarakat daerah kita, terutama juga wisata kita. Mereka dari 34 provinsi di Indonesia, jadi mereka bisa juga bantu orang lain untuk kenal wisata yang ada di sini,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI) Basuki Irianto menambahkan, kirab pemuda yang singgah di Kelurahan Matras ini, merupakan titik singgah ke-8 para peserta kirab pemuda sebelum beranjak menuju Bengkulu.

“Jadi ini titik singgah kedelapan, zona 1 Sumatera, mulai dari Aceh, besok ke Bengkulu. Setelahnya mereka akan berangkat ke Kalimantan barat (Kalbar) hingga ke Jakarta setelah itu,”kata Basuki.

Menurutnya kedatangan peserta kirab pemuda ke kota tertua di Bangka ini disambut sangat antusias oleh masyarakat Bangka Belitung dimana para peserta disuguhi berbagai kegiatan adat yang ada di daerah ini.

“Ada beberapa kegiatan kedaerahan kita ikuti, seperti nganggung dan lain-lainnya. Di sini sangat ramah, mereka juga tinggal di rumah biasa dengan orangtua asuh di setiap daerah,” katanya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close