NEWS

Gubernur: Jika Aturannya Sudah Ada, Pengelola SPBU yang Melanggar Kita Tutup Izin Usahanya

Lensabangkabelitung.com, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman sangat sigap dalam merespon keluhan masyarakat Babel terkait kesulitan mereka mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas, dalam satu bulan terakhir ini.

Hal tersebut ditunjukkan Gubernur Erzaldi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Pengusaha SPBU/SPBBE se-Babel, yang berlangsung di Ruang Pantai Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur, Rabu (17/10/2018).

Gubernur dalam arahannya menegaskan, terkait penyediaan dan distribusi BBM dan gas di Babel, perlu adanya kesepakatan bersama antara Pemprov, Pihak Pertamina dan Pengusaha SPBU/SPBE, yang nanti dituangkan dalam bentuk regulasi berupa Peraturan Gubernur.

“Men aturan e la ade (Jika Peraturannya sudah ada), sanksi akan tetap diberlakukan. Bagi pihak Pengelola SPBU yang melanggar ketentuan-ketentuan yang telah diatur dalam regulasi yang ditetapkan oleh Pertamina dan Pemprov Babel, akan kita tutup izin usaha SPBU-nya,” ujar Gubernur.

Untuk itu, Gubernur meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Babel segera mendata titik-titik supply BBM di wilayah Babel.

Selain itu, Gubernur juga minta Pengelola SPBU tidak memperbolehkan mobil yang tidak ada muatannya untuk melakukan pengisian BBM, dan segera melaporkan ke Polisi jika melihat oknum yang melakukan tindakan pengeritan BBM bersubsidi.

“ini merupakan shock terapi bagi oknum pengerit BBM di seluruh wilayah Babel,” kata Gubernur.

Tak hanya itu, pada kesempatan sama, Gubernur Erzaldi meminta pihak Pertamina untuk lebih intens dalam mensosialisasikan regulasi terkait distribusi BBM dan Gas ini, untuk meminimalisir kerugian masyarakat Babel terkait hak mereka dalam mendapatkan BBM dan Gas bersubsidi.

Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) pun, diingatkan Gubernur Erzaldi, agar dimaksimalkan fungsinya dalam mendistribusikan BBM di daerah yang cukup jauh dari SPBU, baik itu di Pulau Bangka maupun di Pulau Belitung.

Di akhir arahannnya, Gubernur menegaskan, hasil Rakor ini, akan segera dibahas lebih lanjut dengan pihak Pertamina.

Rakor ini, turut dihadiri unsur Forkopimda Babel, Kepala Biro Perekonomian Setda Babel, Saimi, Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Riza Aryani, Perwakilan Polda Babel, sejumlah Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Babel, dan sejumlah Pengusaha SPBU se-Babel, serta dan unsur terkait lainnya.

Penulis : ADV/Humaspro/Agus

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close