NEWS

Acida Karya Suripto Juarai Lomba TTG Tingkat Nasional

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT – Alat Pencuci Lada (Acida) karya Suripto warga Desa Mabat, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka meraih juara pertama dalam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional yang diselenggarakan 19 Oktober 2018 di Provinsi Bali.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospemdes) Kabupaten Bangka, Arman Agus mengatakan inovasi Acida karya Suripto yang mewakili Bangka Belitung berhasil menyisihkan karya-karya peserta dari 33 provinsi lain yang berpartisipasi dalam lomba tersebut.

“Lomba ini dibuka langsung oleh Presiden Indonesia dan dari Kabupaten Bangka kita mewakili Provinsi Bangka Belitung. Dari penilaian dewan juri, Acida karya pak Suripto ini berhasil meraih juara pertama untuk tingkat nasional,” kata Arman di ruang kerjanya, Jum’at (26/10/2018).

Dengan keberhasilan tersebut, Bupati Bangka, kata Arman, berharap agar segera mempatenkan Acida karya Suripto. Untuk mempatenkan alat tersebut diakui Arman dalam sedang dalam proses. Dia berharap sebelum akhir tahun 2018, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM perihal hak paten tersebut.

“Bupati meminta kepada kami untuk mempatenkan hak pak Suripto dan setelah dipatenkan nanti diminta pak Suripto memproduksi alat kembali, melalui bupati akan diberikan kepada seluruh kelompok petani yang ada di Kabupaten Bangka,” ujarnya.

Arman menambahkan, sebelum ditampilkan di Bali, Acida ini sudah mendapat pesanan dari Bangka Selatan dan Bangka Barat. “Masyarakat di Desa Mabat juga memberi upah ke Suripto untuk mencuci lada, karena masyarakat tidak perlu lagi mencuci lada dengan cara tradisional yaitu direndam selama berhari-hari,” ujar Arman.

Dia menambahkan Acida tersebut memang sangat membantu para petani dalam mencuci lada. Dengan alat ini petani hanya memasukkan lada ketempat penyaringan setelah lada di rendam selama 7-10 hari. Setelah itu dimasukan kepenyaringan dan disemprot air untuk memisahkan biji lada, kulit ari dan sekam.

“Proses mesin tersebut setelah lada direndam kemudian dimasukan kedalam mesin Acida itu kemudian digiling sehingga terpisah antara kulit ari dan tangkai, lalu langsung keluar biji yang putih yang siap dijemur dan menurut saya juga ini adalah alat yang luar biasa,” kata Arman.

Selain itu, dia menambahkan, kelebihan dari Acida adalah dalam satu jam alat ini bisa membersihkan 100 kilogram lada putih bersih yang siap dijemur.

“Alhamdulillah pas penilaian tingkat nasional mungkin karena lada adalah produk unggulan dan ciri khas Bangka Belitung menjadikan Acida karya pak Suripto juara dan terbaik di tingkat nasional,” pungkasnya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button