NEWS

Bangka Punya Delapan Kampung KB dan Rumah Data

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Kabupaten Bangka memiliki Rumah Data Kependudukan (RDK) di Kampung KB, Lingkungan Nelayan II, Sungailiat. Keberadaannya untuk menyediakan data yang akurat terkait intervensi permasalahan kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan, kehadiran RDK bertujuan untuk meningkatkan sinergitas, keserasian, dan keterpaduan antara pengelola program dan mitra kerja dalam penyediaan serta pemanfaatan data di Kampung KB.

“Termasuk dalam meningkatkan peran pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, melakukan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat agar turut berperan dalam program pembangunan,” jelas Boy Yandra, di Sungailiat, Kamis (12/04/2018).

Hingga tahun ini, kata Boy, Kabupaten Bangka telah memiliki sebanyak delapan Kampung KB di delapan kecamatan. Pembentukan Kampung KB ini ditetapkan berdasarkan SK bupati.

Sementara itu, Bidang Daya Dukung Lingkungan BKKBN Pusat, Baby Marleen dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi di Kabupaten Bangka menilai, keberadaan RDK di Kampung KB Nelayan II Sungailiat sudah memadai. Tetapi ia menyarankan adanya pemisahan tempat RDK dengan Posyandu, agar tidak mengganggu kegiatan masing-masing lembaga.

Marleen berharap Pemerintah Kabupaten Bangka segera memfasilitasi RDK dengan sarana meubiler maupun peralatan penunjang kegiatan lainnya.

“Ke depan, rumah data di Kampung KB dapat menjadi inovasi strategis dalam penguatan program KBKS dan pembangunan sektor terkait di seluruh tingkatan wilayah,” kata Marleen.

Ia menambahkan, Kampung KB merupakan suatu langkah implementasi kegiatan prioritas yang memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan. Di samping itu, untuk memperluas cakupan penggarapan program KBKS yang dapat diterima manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Bidang Sosial BKKBN Pusat, Rahmawati, menyampaikan bahwa secara umum keberhasilan Kampung KB sangat dipengaruhi beberapa faktor utama, seperti. komitmen yang kuat dari para pemangku kebijakan.

Faktor lainnya meliputi intensitas opini publik tentang program KBKS beserta integrasinya dengan lintas sektor, optimalisasi fasilitasi dan dukungan mitra kerja, dedikasi para pengelola program, serta partisipasi aktif masyarakat. Kampung KB.

“Pelaksanaan total program KBKS secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dan bersinergi dengan SKPD/ lembaga, mitra kerja, stakeholders terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di tingkatan pemerintahan terendah,” terang Rahmawati.

Tambahnya, RDK dapat mengembangkan aplikasi e-Kampung KB sebagai alat untuk pengumpulan dan pengolahan data secara online sehingga dihasilkan data yang cepat, tepat dan akurat. Semua pihak yang terlibat berperan aktif sebagai wujud kerjasama lintas sektor.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button