NEWS

Green Hospital Depati Hamzah Butuh Dana Rp 47 Miliar

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pjs Walikota Pangkalpinang Asyraf Suryadin meninjau Green Hospital Depati Hamzah Pangkalpinang, Selasa (27/3/2018) untuk mengetahui kesiapan rumah sakit itu agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Pangkalpinang dan Pulau Bangka.

“Saat ini Green Hospital Depati Hamzah sedang mempersiapkan peralatan medis, in sya Allah tahun ini bisa dimanfaatkan,” kata Asyraf.

Menurut dia, Pemkot Pangkalpinang akan bekerjasama dengan sejumlah universitas dalam hal penyiapan dokter spesialis. Termasuk program beasiswa, jika memungkinkan untuk mengkuliahkan kembali dokter yang ada saat ini.

Saat ini, lanjut dia, Pangkalpinang membutuhkan banyak dokter muda untuk menutupi kekurangan tenaga dokter bilamana ada dokter yang pensiun.

“Dengan mewahnya bangunan harus dilengkapi dengan peralatan dan sumber daya manusia yang nantinya bisa memberikan kontribusi pelayanan positif bagi masyarakat,”katanya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Depati Hamzah Pangkalpinang Syahrizal menjelaskan saat ini Green Hospital baru sebatas gedung saja. Pihaknya masih membutuhkan fasilitas peralatan dengan biaya hampir Rp.47 miliar.

Anggaran tersebut akan diajukan melalui anggaran dana alokasi khusus (DAK) dan dana bantuan (Daba). Dana Rp47 miliar itu untuk membeli alat kesehatan untuk Green Hospital Depati Hamzah.

“Kita sedang mengusulkan dari DAK 26 miliar dan dari Daba sekitar 16 miliar, in sya Allah akan bisa membeli perlengkapan medis di Green Hospital Depati Hamzah,” kata mantan kepala dinas kesehatan Pangkalpinang ini.

Selain itu, ia menambahkan, pihaknya masih membutuhkan genset untuk antisipasi jika nantinya ada pemadaman listrik, karena saat ini masih mengunakan listrik premium.

“Pemkot Pangkalpinang akan menyiapkan genset terlebih dahulu, jika nantinya ada tindakan operasi dengan adanya ginset bisa terbantu jika PLN padam,” ujarnya.

Saat ini, kata Syahrizal, di gedung baru ini baru tersedia 78 tempat tidur dengan fasilitas kelas tiga. Yang baru digunakan 54 tempat tidur dilengkapi ruang operasi, UGD, dapur, laundry dan pelayanan dokter 24 jam. “Sisanya masih mengunakan gedung yang lama,”imbuhnya.

Penulis : Yudi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button