NEWS

Berakhir 2014, Pemkab Bangka dan Parai Belum Rencana Bahas BOT

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka belum berencana membahas kembali perjanjian Build Operate Transfer (BOT) atau bangun guna serah, dengan Parai Beach Hotel and Resort (PBHR). Padahal perjanjian tersebut telah berakhir sejak tahun 2014 silam.

Bahkan Hak Guna Usaha (HGU) belum diserahkan oleh PBHR ke Pemkab Bangka dan pengelolaannya berlanjut hingga tahun 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Bangka, Asep Setiawan mengungkapkan bahwa sampai sekarang kelanjutan status BOT itu belum ada pembahasan kembali.

“Itu belum dibahas kembali, dengan kondisi saat sekarang. Yang jelas, Hak Guna Bangunan (HGB) sampai 2026 nanti,” jelas Asep usai menghadiri kegiatan O2SN, di Sungailiat, Senin (19/3/2018).

Menurut Asep, sejak tahun 2014 masa perjanjian BOT resmi berakhir. Tapi ia juga belum bisa memastikan apakah BOT akan dilakukan perpanjangan atau sebaliknya. Sebab saat ini masih dikaji oleh bidang aset di Pemkab Bangka.

Namun diakuinya, beberapa persoalan yang menyangkut sengketa maupun tunggakan sudah dilakukan pembicaraan dan menghasilkan kesepakatan. PHBR bahkan akan menyelesaikan semuanya secara bertahap.

Disinggung tidak adanya sinkronisasi antara BOT dan HGU, Asep berpendapat hal itu bisa saja disebabkan faktor lengah.

“Itu barangkali kelengahan kemarin dalam revisi dan evaluasi terkait dengan MoU itu sendiri. Dan itu sedang diselesaikan semuanya. Saat ini, Parai (PHBR) masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan lanjutan pengembangan ke depannya seperti apa,” demikian Asep.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button