NEWS

Pembangunan di Pangkalpinang Banyak Tak Penuhi RTH

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pembangunan perumahan di Kota Pangkalpinang ditengarai banyak yang tidak memenuhi standar Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dari kondisi tersebut, diperkirakan pembangunan yang mematuhi aturan dan ketentuan jumlahnya tidak mencapai 10 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar, mengakui, kondisi tersebut diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan. Pihaknya menemukan sejumlah pelaku usaha yang melaksanakan pembangunan tidak sesuai dengan perencanaan awal.

“Banyak temuan di lapangan, kadang merubah site plan awal pengajuan. Contohnya ada bangunan tiga lantai, atap atasnya cor, tapi pelaku usaha menambahkan atap seng jadi menjadi empat lantai,” kata Suparlan, di sela-sela pembahasan Mekanisme Pelaksanaan Kegiatan Audit Tata Ruang Kota, di ruang Rapat Dinas PUPR Kota Pangkalpinang, Kamis (22/02/2018).

Ia mengkuatirkan apabila RTH tidak ditetapkan saat ini akan maka ke depan akan menjadi sebuah persoalan besar. Menurutnya, persoalan penataan kota tidak patut diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dirinya berpendapat, untuk melaksanakan pembangunan di Kota Pangkalpinang diperlukan aturan yang menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan. Aturan tersebut tersusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pangkalpinang.

Suparlan menegaskan bahwa RPJMD harus segera dirampungkan karena mempengaruhi banyak hal, termasuk diantaranya alokasi gaji bagi pegawai dan anggota legislatif.

“Kalau ini tidak diselesaikan maka kita (ASN-red) bisa dipecat, dan para anggota dewan juga tidak mendapatkan gaji,” sebutnya.

Ditambahkannya, pemerintah harus serius menanggapi permasalahan yang ada di Kota Pangkalpinang.

Ia berpendapat, sudah sejak lama Pangkalpinang tidak memiliki desain yang jelas untuk pembangunan kota.

Menurutnya, siapapun nantinya yang terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang harus sepakat menyelesaikan permasalahan tata ruang di Kota Pangkalpinang.

Penulis : Yudi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button