NEWS

Warga Pangkalpinang Terima 777 Sertifikat dari BPN, Isnu : Untuk Tahun Ini Terbatas

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pangkalpinang telah merampungkan penyelesaian 4725 sertifikat dari target sebanyak 5400 sertifikat pada tahun 2017.

Dari jumlah 4725 tersebut, 777 sertifikat diserahkan oleh BPN Pangkalpinang kepada masyarakat, dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di rumah dinas Walikota Pangkalpinang, Senin (29/01/2018).

Selain 777 sertifikat tersebut, terdapat 36 sertifikat lama yang ikut pula diserahkan.

Kepala BPN Pangkalpinang, Isnu Baladipa, menyebutkan sebanyak 764 sertifikat yang tersisa belum bisa diselesaikan karena adanya sejumlah kendala. Diantaranya karena sengketa tanah, tapal batas, hingga keberadaan pemiliknya yang ada di tempat lain.

“Hari ini merupakan hari bersejarah buat BPN Pangkalpinang, karena sejak beberapa tahun terakhir baru tahun ini kita menyelesaikan 4725 sertifikat dari taget 5400 sertifikat,” ungkap Isnu Baladipa. 

Sebanyak 777 sertifikat yang diserahkan merupakan milik warga dari seluruh kelurahan yang ada di Kota Pangkalpinang. Termasuk konsolidasi lahan pemukiman kumuh di Kelurahan Pasir Putih sebanyak 38 sertifikat yang telah diselesaikan.

BPN Pangkalpinang, kata Isnu, telah melakukan koordinasi dengan pemerintah kota untuk melakukan pendataan dan penataan lahan lainnya. 

“Ini baru pilot project kita. Kemarin kita telah bicara dengan walikota dan wakil walikota bahwa masih ada lahan yang terdata dan harus kita tata, mudah-mudahan tahun ini selesai,” katanya optimis.

Isnu mengemukakan, program sertifikasi tanah pada  tahun 2018 jumlahnya terbatas, hanya mencapai 3650 sertifikat dari 6150 pendaftar.

Sebelumnya, direncanakan akan dilakukan sertifikasi terhadap 4500 sertifikat. Sayangnya, penurunan alokasi anggaran pemerintah untuk program tersebut menyebabkan terjadinya pembatasan jumlah sertifikat. 

Kepala BPN Pangkalpinang menjelaskan, proses pendaftaran program sertifikat untuk tahun ini mulai dilaksanakan. Ada sekitar empat kelurahan di Kecamatan Taman Sari akan diselesaikan awal tahun ini. Berikutnya Kelurahan Opas dan Rawa Bangun.

Khusus Kelurahan Rawa Bangun, semua lahan yang terdapat di wilayah itu telah terdaftar di BPN. Bagi pemilik tanah yang berdomisili di luar kota namun berkeinginan membuat sertifikat tanahnya, diimbau untuk mendatangi BPN Pangkalpinang.

Di lain pihak, Isnu mengakui keberhasilan lainnya yang dicapai oleh BPN Kota Pangkalpinang adalah peningkatan pemasukan PAD dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dari target sebesar Rp 17 milyar menjadi Rp 22 milyar. 

“Kami diberikan target oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang, ini merupakan tugas berat karena kami harus memasukkan Rp 17 milyar untuk daerah, alhamdulillah melampaui target,” terangnya.

Acara penyerahan sertifikat untuk rakyat tersebut dihadiri oleh  Walikota Pangkalpinang, Irwansyah, Sekretaris Daerah Radmida Dawam, para pejabat eselon II, camat, lurah, serta masyarakat penerima sertifikat.

Penulis : nasir

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button