NEWS

Tingkatkan Pengawasan Distribusi Obat Batuk Sachet

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, telah mengeluarkan instruksi untuk meningkatkan pengawasan dan membatasi peredaran obat batuk cair kemasan sachet di wilayah tersebut. Penertiban dapat dilakukan terhadap warung-warung dengan membatasi jumlah penjualan kepada pembeli obat batuk tersebut.

“Gubernur telah memberikan intruksi terhadap peredaran obat batuk ini, November tahun 2017 lalu, untuk melakukan penertiban terhadap penjualan di warung yang memiliki logo biru,” ungkap Kepala Seksi Pemeriksaan Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen (PPSLIK) BPOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Bagir, Rabu (24/01/2018).

Menurut Muhammad Bagir, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap distributor untuk  memberikan batasan pada penjualan obat batuk ini. Pengawasan lainnya juga dilakukan kepada pelaku mabuk yang sering membeli dan mengkonsumsi obat jenis cair tersebut.

Penjualan obat batuk cair ini, terang Bagir, harus pada usaha yang memiliki izin, seperti apotik dan toko obat. namun di sisi lain, masih terdapat distributor yang hilang kontrol dalam mendistribusikan obat tersebut.

Dirinya menekankan pentingnya tahapan sosialisasi maupun kerja sama pada lintas sektor. Di samping itu harus ada upaya dari pemangku kepentingan untuk menekan penyalahgunaan obat batuk cair kemasan ini.

Menurutnya, untuk menekan jumlah penyalahgunaannya, pemerintah kabupaten dan kota telah melakukan pengawasan bersama. Setiap daerah memiliki cara sendiri.

“Seperti di Belitung Timur, telah memberikan aturan untuk jumlah penjualan kepada masyarakat hanya lima sachet per orang,” demikian Muhammad Bagir.

Penulis : Nasir

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button