NEWS

SMSI Dan PWI Babel Ajak Wartawan Maklumi Kesibukan Gubernur

Lensabangkabelitung.com, pangkalpinang – Perseteruan beberapa wartawan yang tersinggung dengan sikap Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman juga menjadi perhatian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kedua organisasi itu pun mengaku sudah menelusuri kejadian “pengusiran” wartawan oleh Gubernur yang menolak untuk diwawancarai pada Selasa lalu (16/1). Seperti yang disampaikan Ketua SMSI Babel Nico Alpiandy kepada wartawan lensabangkabelitung.com, Kamis (18/1).

Nico juga mengaku sudah melakukan komunikasi dengan beberapa wartawan yang ada saat kejadian, guna mengumpulkan informasi.

“Memang ada yang merasa tersinggung karena ada pertanyaan yang belum dijawab oleh pak Gubernur, ada juga yang merasa biasa-biasa saja karena memaklumi jadwal padatnya pak Gubernur. Wawancara door stop tanpa ada janjian,” kata Nico.

Ia mengatakan, miss communication adalah kewajaran terjadi terlebih dengan tingkat kesibukan Gubernur dengan deadline wartawan.

“Intinya, kita saling menghargai. Slow response dari Gubernur dikarenakan kesibukan beliau. Saya berharap sinergisitas antara Pemprov dengan media dan wartawan bisa ditingkatkan lagi demi kemajuan Babel,” ungkapnya.

Sementara Ketua PWI Babel Fathurrakhman mengatakan, bahwa dalam waktu dekat akan menjadwalkan pertemuan dengan Gubernur untuk mengkomunikasikan kejadian ini.

“Alhamdulillah, kita insan pers adalah mitra dengan Pemprov Babel, alangkah baiknya kita duduk bersama, mungkin ada miskomunikasi antara kawan-kawan dengan Pak Gubernur. Mungkin saat itu Pak Gubernur kita sedang ada jadwal yang padat dengan kesibukannya mengurus untuk kemajuan Babel, sementara kawan-kawan wartawan yang dikejar deadline namun waktu yang tersedia sehingga tidak klop,” jelasnya.

“Manusiawi kita sama-sama dalam kondisi lelah dengan pekerjaan kita masing masing. Intinya kita sebagai insan pers harus selalu menjaga hubungan baik, bukan hanya dengan pemerintah namun dengan semua narasumber agar mendapatkan informasi yang akan kita sampaikan ke masyarakat. Tetap semangat, salam hormat buat teman teman semua,” tulisnya di pesan singkat WhatsApp.

Terpisah, Sekretaris Dewan Pembina SMSI Babel Rudy Sahwani menegaskan bahwa pihaknya merespon cepat atas apa yang terjadi antara Gubernur dan awak media kemarin.

“Pada intinya selama ini Gubernur kita kenal sosok yang kooperatif dengan semua pihak termasuk pers. Masalah sikap Gubernur kemarin pun harus segera ada penyelesaian. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah Gubernur harus mengajak insan pers untuk duduk bersama, guna mencairkan situasi,” katanya.

Terkait insiden kemarin pun, menurut dia, pihak-pihak seperti Komisi Informasi (KI) Babel juga harus memberikan pandangan. Apakah ada unsur pelanggaran atau tidak dalam hal ini. “Intinya saya kira ini lebih kepada miskomunikasi. Dan saya berharap ada titik temu atas permasalahan ini,” tutupnya.(**)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close