NEWS

Sering Telan Korban, Buaya Sungai Manyar Dinilai Paling Ganas

Lensabangkabelitung.com, Koba – Bagi masyarakat kebanyakan melihat buaya sebagai hal yang menakutkan. Namun bagi sebagian orang, sudah menjadi kebiasaan, bahkan suatu pekerjaan. Salah satunya adalah Sofyan, pawang buaya asal Desa Kurau Bangka Tengah (Bateng) yang cukup populer.

Belakangan, marak pemberitaan reptil besar yang muncul di permukaan sungai sejumlah wilayah. Bahkan, tak sedikit ada buaya yang melukai warga bahkan menelan korban jiwa. Terakhir, di daerah Bangka Kota, warga dibantu pawang buaya mampu menangkap buaya berukuran cukup besar.

Menurut Sofyan, kemunculan buaya di sejumlah sungai memang membuat ketakutan masyarakat. Sofyan mengaku beberapa kali pernah menangkap buaya yang membuat resah warga. Menurutnya, menangkap buaya “gampang-gampang susah”. Buaya yang ada, diakuinya memang tidak segan-segan memangsa manusia sehingga sudah banyak warga yang menjadi korbannya di Bateng, Basel dan umumnya di Babel.

Menurutnya, buaya yang sering muncul di permukaan sungai dan kolong ada dua jenis. Yang pertama adalah buaya jinak yang memang sebelumnya dipelihara tetapi kemudian ditinggal tuannya dan kedua, adalah buaya tamu. “Nah, buaya tanpa tuan ini yang sering mengejar warga yang sedang berada di pinggir kolong atau sungai dan ini yang berbahaya,” katanya.

Sofyan juga menyampaikan bahwa dari daerah yang ada di Bateng khususnya buaya yang tergolong ganas ditemukannya di Sungai Manyar Desa Kerakas Kabupaten Bateng.

“Buaya disekitar sungai ini sangatlah ganas dan tidak segan untuk memangsa apapun termasuk manusia. Kepada warga yang sering bermain di pinggir sungai atau yang aktivitasnya di sungai dan kolong, ia meminta untuk tetap lebih waspada dan hati hati dalam beraktivitas,” katanya.

Penulis : Apung

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button