NEWS

Selama Kampanye, Bupati Dilarang Gunakan Fasilitas Negara

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kabupaten Bangka Surtam A Amin, menegaskan Tarmizi selama masa kampanye harus cuti di luar tanggungan negara. 

Menurutnya Tarmizi Saat yang saat ini menjabat Bupati Bangka sampai saat ini masih menjalankan tugasnya sebagai bupati meskipun dirinya sudah membuat surat pengunduran sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 

“Sebelum cuti ia tetap wajib menjalankan tugas sebagai bupati, kan ditetapkan dulu penetapan sebagai calon bupati pada tanggal 12 Februari baru pengundian nomor urut tanggal 13 Februari dan tanggal 15 Februari mulai kampanye, saat kampanye itulah bupati cuti di luar tanggungan negara,” jelas Surtam, Kamis (11/1/2018) di ruang kerjanya. 

Menurutnya selama masih menjalankan tugasnya sebagai bupati, Tarmizi berhak menggunakan fasilitas jabatannya, hanya selama masa kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara.

Saat ditanya apakah Tarmizi tidak tinggal lagi di rumah dinas Bupati Bangka, Surtam mengaku tidak tahu karena sudah beberapa hari tidak bertemu dengan Tarmizi tetapi selama belum masa kampanye masih boleh menempati rumah dinas tersebut.

“Setelah masa cuti kampanye selesai, habis cuti bisa menjalankan tugas bupati lagi, belum jelas jadwal KPU itu kan ada masa tenangnya. Habis masa kampanye habis juga cutinya kembali jadi bupati lagi sampai berakhir masa jabatannya sebagai bupati berakhir,” jelas Surtam.

Ditambahkan Surtam selama bupati cuti kampanye maka Wakil Bupati Bangka Rustamsyah menjabat sebagai Plt Bupati Bangka yang nanti akan diurus oleh bagian pemerintahan yang mengurus urusan pejabat negara.

Sedangkan permohonan berhenti atas keinginan sendiri dengan hak pensiun, dimana bupati pensiun dini, menurut Surtam, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 menegaskan bahwa pemberhentian PNS itu oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK).

Pejabat Pembina kepegawaian Kabupaten Bangka adalah Bupati Bangka. Jadi Tarmizi mengajukan surat pengunduran dirinya dari ASN ini kepada PPK yang dijabat oleh dirinya sendiri sehingga ia juga menandatangani surat persetujuan pengunduran dirinya.

“Jadi Pak Tarmizi sebagai PNS telah mengajukan permohonan berhenti sebagai PNS berhenti dengan hormat dengan hak pensiun kepada Bupati Bangka sekarang dalam proses. Penetapan dikabulkan atau tidak itu kalau dia ditetapkan sebagai calon bupati, kalau tidak ditetapkan sebagai calon bupati tidak perlu diperhentikan sebagai ASN,” ungkapnya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button