NEWS

Nelayan Bangka Tolak Kebijakan Menteri Susi Soal Cantrang, Ini Alasannya

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Nelayan di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, menolak keras kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang melegalkan kembali alat tangkap cantrang.

Kebijakan itu dinilai tidak memihak masyarakat nelayan, karena alat tangkap cantrang dapat merusak ekosistem sumber daya ikan. Imbasnya, hasil tangkap nelayan akan berkurang.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan, di Sungailiat, Minggu (28-1-2018), menyatakan penolakannya atas kebijakan tersebut.

“Kalau ini dilegalkan, otomatis nelayan yang terkena imbasnya, hasil tangkap nelayan daerah ini bisa menurun drastis,” tegasnya.

Atas penolakan itu, kata Ridwan, nelayan di Kabupaten Bangka sepakat melarang siapapun yang menangkap ikan di perairan laut Bangka dengan menggunakan alat t‎angkap cantrang.

“Apapun itu bentuknya, kita tetap menolak. Silahkan beroperasi di luar wilayah tangkap nelayan Kabupaten Bangka,” katanya.

Ridwan berani memastikan tidak ada nelayan setempat yang menangkap ikan menggunakan cantrang.

Menurutnya, berdasarkan kicauan di akun twitter milik Menteri Susi, cantrang kebanyakan digunakan oleh nelayan di laut Pantura dan sekitarnya.

‎”Jadi itu hanya berlaku di pulau Jawa dan tidak berlaku di wilayah lain,” katanya. 

Apabila kebijakan tersebut menyasar hingga ke perairan laut Bangka, Ridwan berjanji HNSI Bangka tidak akan tinggal diam.

“Pada saat ini sudah mengerucut dan nelayan sudah memberontak, kita tetap menyampaikan aspirasi nelayan ini ke Kementrian dan Kelautan. Bila perlu sampai ke Presiden,” ancamnya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button