NEWS

Lagi, Satpol PP Bangka Hentikan TI di Belakang SPBU Kenanga

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka kembali menghentikan aktifitas penambangan tambang inkonvensional di belakang SPBU Kenanga yang diduga tidak memiliki izin, Jum’at (5/1/2018). 

Tambang yang diketahui dikelola oleh Jery warga Kenanga ini, beraktifitas diatas KP PT Timah yang berjarak sekitar 30 meter dari SPBU Kenanga dan 50 meter dari pinggir jalan raya Sungailiat Pangkal Pinang.

Saat petugas mendatangi lokasi, terlihat petugas PT Timah berada di lokasi penambangan yang dikelola Jery tersebut. 

Melihat kedatangan petugas, penambang dan pegawai PT Timah berupaya menghindar dengan cara ‎berjalan kearah semak semak yang tembus ke jalan raya lalu tancap gas menggunakan mobil.

Kabid Penegak Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman ketika menanyakan perihal kedatangan petugas PT Timah ke lokasi, para penambang memilih untuk bungkam.

“Dak tau kami pak ngape die datang kesini,” jawab penambang.

Saat ditanyakan tentang perizinan atas aktifitas tambang yang diduga dikelola Jery itu, para penambang mengaku tambang ini memiliki izin dari PT BBTS.

“Yang bertanggung jawab pengoperasian TI ini namanya Jery dan ini ada suratnya dari BBTS,”kata penambang.

Jawaban tersebut langsung disangkal oleh Suherman. Karena menurut dia, lahan yang ditambang oleh penambang ini masuk kedalam IUP PT Timah.

“BBTS itu KP-nya tidak ada disini, karena lahan ini KP-nya PT Timah. Kalau memang benar ada izinnya, tolong tunjukkan,”katanya.

Lantaran tidak bisa menunjukan perizinan yang dimaksud, Suherman meminta kepada para penambang untuk memberitahukan kepada kuasa lapangan agar menghentikan aktivitasnya sementara waktu.

Aktifitas penambangan tersebut selain dekat fasilitas umum, penambangan itu dekat kolong pendingin milik PLN. “Harapan kami, karena izinnya belum ada juga disini kita hentikan secara lisan,”katanya.

Penghentian tambang di lokasi tersebut untuk yang kedua kalinya dilakukan yang mana pada bulan lalu pihaknya telah menyurati pemilik tambang untuk menghentikan segala aktivitasnya.

“Untuk itu nanti kita minta pengusahanya itu menunjukan izinnya, kalau tidak bisa menunjukkan, kita tutup,” katanya. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button