NEWS

HTI PT BRS Tak Dicabut, Pedemo Ancam Kerahkan Massa Lebih Banyak

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Ribuan massa dari Kabupaten Bangka Barat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Babel, Senin (22/1/2018). Kedatangan massa menggunakan 134 kendaraan terdiri dari bus, truk dan minibus.

Massa menuntut agar Gubernur Babel mencabut izin Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Bangun Rimba Sejahtera (PT BRS). Jika tuntutan tak dipenuhi mereka mengancam akan membawa massa lebih banyak lagi.

“Kami tidak ingin HTI ada di Bangka Barat. Kami mau gubernur Babel mencabut Izin PT Bangun Rimba Sejahtera (PT BRS) di Bangka Barat,” kata Fauzi dalam orasinya.

Seharusnya Gubernur Babel, kata dia pro rakyat, bukan membela para pengusaha yang ingin menguasai lahan yang ada di Bangka Barat.

“Yang memilih gubernur itu rakyat bukan pengusaha. Seharusnya gubernur pro rakyat bukan pro pengusaha. Saat ini kami yang datang baru 20 persen saja, tapi jika gubernur tidak mencabut Izin HTI milik PT BRS, kami janji akan datang kembali dengan masa yang lebih banyak lagi,” katanya.

Fauzi berharap aksi yang mereka lakukan adalah aksi terakhir jika Gubernur Babel mencabut Izin PT BRS di Bangka Barat. Kemarin, gubernur kata dia, sudah berjanji akan memenuhi permintaan masyarakat Bangka Barat.

“Kalau gubernur Babel tidak mau memenuhi permintaan kami, PT BRS diusir dari Bangka Barat. Kami minta gubernur Babel jangan menipu kami lagi, atau kami akan datang kembali dengan masa yang lebih banyak lagi,”ujarnya.

Penulis : Yudi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button