NEWS

Gelar Aksi Damai, Permahi Tolak Aktivitas KIP di Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) menggelar aksi damai di Simpang Empat Ramayana Pangkalpinang, Sabtu (06/01/2018). Aksi dilaksanakan untuk menolak aktivitas kapal isap produksi (KIP) di Provinsi Bangka Belitung (Babel). 

Dalam pernyataan sikapnya DPC Permahi Babel menyatakan menolak KIP beraktivitas di Pulau Belitung. Alasannya, karena Pulau Belitung merupakan daerah pariwisata sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 50 tahun 2011 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan nasional (Ripparnas) yang menetapkan Belitung  sebagai destinasi pariwisata nasional (DPN) dan juga peraturan menteri Kebudayaan dan pariwisata nomor PM.33/ UM.001/ MKP/ 2009 tentang penetapan destinasi pariwisata unggulan.

“Kami mendukung sepenuhnya Pemerintah Babel untuk mengalihkan sektor pertambangan ke sektor perikanan dan pariwisata di Pulau Bangka yang telah dituangkan dalam rancangan peraturan daerah (raperda) tentang zonasi wilayah pesisir dan pulau pulau kecil, ” ungkap Ketua DPC Permahi Fahrul Rozi.

DPC Permahi menegaskan akan mengawasi sepenuhnya pembentukan rancangan peraturan daerah (reperda) tentang zonasi wilayah pesisir dan pulau pulau kecil (RZWP3K) di Babel. 

“Dalam pembentukan rancangan peraturan daerah ini diperlukan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembentukan peraturan tersebut agar terbentuknya peraturan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat,” katanya.

“Kami berharap dengan adanya aksi ini pemerintah dapat menanggapi aspirasi dan pernyataan sikap ini untuk menjaga pariwisata bangka belitung dari kerusakan alam terutama kerusakan karang dan penurunnya produksi ikan akibat kapal isap produksi di laut,” harapnya.

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button