NEWS

Belum Tentukan Sikap, Hanura & PBB Netral di Pilkada Pangkalpinang?

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Pangkalpinang periode 2018-2023 sudah dibuka sejak Senin (8/1/2018). Di hari pertama, dua pasangan calon sudah mendaftar yakni Maulan Aklil-Sopian dan Saparudin-Edison. Kabarnya, satu pasangan lain yakni Endang Kusumawaty-Ismiryadi akan mendaftar Rabu besok (10/1/2018) ke KPU Pangkalpinang.

Pertarungan calon kepala daerah bukan hanya pertarungan antar figur tetapi juga pertarungan antar-partai politik (parpol). Jika pasangan Molen-Sopian diusung PDIP, PKS dan NasDem (total 7 kursi), pasangan Udin-Edison diusung Gerindra dan PPP (8 kursi). Pasangan Endang-Dodot pun sudah mendapat rekomendasi dari Demokrat, PAN, Golkar dan PKB (11 kursi).

Namun, ada dua parpol yang hingga kini belum menentukan sikap. Keduanya adalah Partai Hanura (3 kursi) dan PBB (1 kursi). Padahal jika dua parpol itu berkoalisi pun, belum mencukupi syarat dukungan minimal yakni 20 persen atau 6 kursi untuk mengusung calon sendiri.

Ketika dihubungi, Ketua DPC Partai Hanura Pangkalpinang Rahman Rizal tidak merespons, begitupun dengan Politisi Hanura yang saat ini duduk di DPRD Pangkalpinang, Satriya Mahardika dan Amir Rachman. Mereka memilih bungkam. “Kami, no comment. Bukan ranah kami,” elaknya.

Tak ada respons pun terjadi ketika, wartawan menghubungi Ketua DPD Partai Hanura Babel Alexander dan Sekjennya Yamin. Pesan singkat yang dikirimkan tak dibalas. Namun, ketika mantan Ketua DPD Hanura Babel, H. Haryadi dihubungi, ia memberikan respons dan sikapnya terkait belum adanya sikap Hanura di Pilkada.

Anggota DPRD Babel itu, menyanyangkan kalau Partai Hanura tidak mendukung pasangan calon kepala daerah . “Informasinya, bukan hanya di Kota Pangkalpinang saja, tapi di dua daerah lain Kabupaten Bangka dan Belitung juga tidak mendukung pasangan calon juga.Dulu waktu masih satu kursi Hanura menjadi rebutan, tapi kenapa tiga kursi tidak ada yang mau,” katanya.

Ia juga mendapatkan informasi tentang kabar Partai Hanura yang akan menentukan sikap partai, entah siapa nantinya yang akan di dukung oleh partai besutan Oesman Sapta Odang ini. “Sayang, partai besar tidak ada gunanya, jika tidak mahir menjalin komunikasi,”kata Haryadi.

Penulis : Yudi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button