NEWS

Foto Anak Anjing Dikandang Ular Jadi Viral, Manager Tirta Tapta Minta Maaf

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Beredarnya foto anak anjing berada di dalam kandang ular di tempat wisata Tirta Tapta Pemali Kabupaten Bangka mendadak menjadi viral. Didalam foto tersebut terlihat ular piton berukuran besar diatas sebuah dahan pohon beserta anak anjing yang diduga akan dijadikan santapan berada dibawah. 

“Please Help Daerah Bangka Belitung. A poor puppy become a prey for a snake at tourism site in Bangka Belitung. Pleaseee adakah dog lover at least animal lover yang dekat sana? Nyai dapat info dan udah nyai konfirmasi kalo lokasi ini terjadi di Tempt wisata pemandian air panas tirta tapta pemali. THIS IS NOT RIGHT!,” posting akun christian_joshuapale di laman instagram miliknya.

Postingan tersebut mendapat respon warganet yang akhirnya menjadi viral.

Saat dikonfirmasi dengan pihak manajemen Tirta Tapta Pemali, Andi sarjono selaku Operation Manager meminta maaf kepada masyarakat atas beredarnya foto tersebut.

“Sehubungan dengan viralnya berita dan photo anjing yang berada di dalam kandang ular di Tirta Tirta Pemali, kami menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas hal tersebut,

dengan keteledoran dari staf kami yang telah memasukan anjing tersebut pada pagi hari Minggu tanggal 24 Des 2017,” jelas Andi Senin malam (25/12/2017).

Hal tersebut sudah kami tindaklanjuti, data yang kami terima untuk anjing tersebut sudah dikeluarkan dan diambil oleh pengunjung. “Anjing tersebut merupakan pemberian dari warga untuk dipelihara di Tirta Tapta Pemali,”tambahnya. 

“Tapi pagi itu anjing tersebut ditempatkan di kandang ular oleh staf kami dengan pikiran bahwa ular tersebut  tidak akan memangsa anjing itu karena kandang yang lain sudah penuh,”jelasnya. 

Untuk itu kami telah memberikan peringatan keras dan sanksi kepada staf tersebut. 

Saat ini kami sedang mencari identitas pengunjung yang telah membawa dan mengadopsinya guna mengklarifikasikan dan menyatakan bahwa anjing tersebut dalam keadaan selamat dan aman.

“Sekali lagi kami dari Management Tirta Tapta Pemali memohon maaf sebesar besarnya atas kesalahan ini dan hal ini tidak akan terulang lagi di tempat kami,”ungkapnya. 

Ditambahkan Andi pada tanggal 25 Desember 2017 jam 9 pagi, Yayasan ALOBI yg diwakili oleh Langka Sani juga telah mendatangi kami dan kami sudah menceritakan dan memberikan keterangan yang sebenarnya kepada beliau.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada Yayasan ALOBI yang sudah sangat perhatian kepada satwa dan telah memberikan banyak masukan dan pelajaran buat kami dalam memelihara satwa,”katanya. 

“Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan perhatian dan peringatan buat kami. 

Sekali lagi kami dari Management Tirta Tapta Pemali memohon maaf sebesar besarnya atas kesalahan ini dan kami pastikan bahwa hal ini tidak akan terulang lagi di tempat kami,”tutupnya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button