NEWS

Babi Milik CV Kenanga Jaya Farm Bertahap Dipindahkan

*Satpol PP Lakukan Pemantauan

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Satpol PP Bangka memantau peternakan babi milik CV Kenanga Jaya Farm (KJF) yang sempat diminta hengkang oleh warga dua lingkungan yakni Parit 7 Air Kenanga dan Lubuk Kelik, Sabtu (9-12-2017).

Hasil pantauan, ada 250 ekor babi dikeluarkan dari peternakan tersebut dan masih tersisa sekitar 400 lebih ekor babi.

Muji salah satu pekerja peternakan babi milik CV KJF mengaku, babi yang ada di peternakan tersebut sebagian telah dikeluarkan oleh pemiliknya.

“Sudah 3 kali diangkat, pertama Sabtu lalu sebanyak 40 ekor dibawa ke Sigambir, Pemali, beberapa hari yang lalu 80 ekor dibawa ke Palembang dan untuk hari ini sebanyak 250 ekor dibawa ke Jakarta menggunakan dua unit mobil truk,”katanya.

Untuk babi yang tersisa akan dikeluarkan secara bertahap. “Rencananya Senin ini akan dikeluarkan kembali dan rencananya akan dikirim ke Palembang,” katanya. 

Sementara itu Kabid Penegak Perundang Undangan Daerah Kabupaten Bangka, Achmad Suherman mengaku babi tersebut wajib dikeluarkan dari dalam peternakan berdasarkan kesepakatan antara masyarakat dengan pemilik peternakan, beberapa waktu lalu.

“Progresnya dari tanggal 2 sampai sekarang sudah sebanyak 250 ekor yang dikeluarkan dan setiap hari mereka merencanakan akan mengeluarkan babi ini dari dalam peternakan itu,”ungkapnya.

Dia mengimbau warga dua lingkungan setempat untuk menghargai usaha yang dilakukan pemilik peternakan yang telah mengeluarkan sebagian babi tersebut secara bertahap.

“Ada itikad baik dan usaha dari pemiliknya. Untuk itu kita minta kesadaran masyarakat untuk mengerti,”katanya.

Terkait rencana besok (10/12/2017) soal warga yang berencana kembali akan mendatangi peternakan, Suherman pun ‎mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi anarkis mengingat pemilik peternakan tersebut sudah melakukan upaya untuk mengeluarkan babi itu secara bertahap. “Harapan kami, datang melihat boleh, tapi jangan anarkislah,”katanya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Air Kenanga, Hendri alias Ahyung membenarkan jika warga dua lingkungan tersebut akan mendatangi peternakan babi CV KJF untuk melihat apakah benar babi tersebut sudah dikeluarkan dari dalam peternakannya.

“Mereka itu hanya ingin membuktikan apakah babi ini sudah disingkirkan atau belum. Kedatangan warga pada esok hari ‎tidak ada yang melakukan aksi anarkis.

Saya jamin soal itu karena mereka besok datang kesini hanya untuk memastikannya saja,”katanya.

Selain itu, dia mengimbau kepada pemilik peternakan tersebut untuk menjaga tutur kata dan tidak memancing emosi warga. “Yang punya usaha ini jangan banyak omong, karena yang punya usaha babi ini bilang usaha ini tidak bisa di tutup. Tapi saya berani jamin ini akan tutup,”katanya.

“Kepada pemilik usaha juga diminta pengertiannya terhadap keinginan warga dua lingkungan tersebut agar babi itu secepatnya dikosongkan dari dalam peternakannya,” imbuhnya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button