NEWS

Abirama, Musisi Indonesia yang Beruntung Dilatih David Foster

*Bersama Tiga Penyanyi Negara Lain

Lensabangkabelitung.com, Singapura
David Walter Foster atau lebih dikenal David Foster memberikan bimbingan kepada empat musisi pendatang baru Asia Tenggara 12-13 Desember di Singapura. Musisi yang beruntung berlatih bersama komposer dan pianis kenamaan asal Kanada itu yakni Abirama (Indonesia), Miss Lou (Singapura), IV of Spades (Filipina) dan Kuizz (Malaysia).

Keempat musisi itu lolos setelah mengikuti seleksi ketat dalam program Dreams Come True with Air Asia. Mereka menyisihkan 16 peserta lain yang sempat masuk dalam “nominasi”. Empat negara masing-masing diwakili oleh lima peserta yang dipilih oleh Spotify berdasarkan urutan teratas kepopuleran lagu mereka.

Foster mengaku dalam latihan yang berlangsung beberapa jam tersebut, ia langsung bisa mengetahui background masing-masing musisi. Selain itu, ia pun menyebutkan, keempat musisi memiliki cerita dan gaya yang berbeda-beda. Atas hal itu, ia mengaku mendapat inspirasi baru.

Dari keempat peserta tersebut, Foster mengaku sudah memiliki bayangan, siapa yang bakal tampil bersama di konser yang akan ia laksanakan tahun depan. Namun, ia menyebutkan masih akan memikirkannya matang-matang.

“Sudah, dalam benak saya sudah ada satu orang dari keempat musisi ini. Mereka semua bagus-bagus. Tapi hanya ada satu orang saja. Saya akan pikirkan lagi siapa yang akan saya pilih,” kata Foster, usai pelatihan di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (13/12/2017).

Menurut pria kelahiran 1949 ini, seorang musisi harus memiliki bakat dan ambisi yang berjalan beriringan. Tanpa itu, seorang musisi tidak akan berkembang dan tidak akan memiliki peluang di dunia musik. Di dunia, kata dia, banyak musisi bagus tapi tidak memiliki kesempatan karena tidak memiliki keduanya.

Sementara itu, Abirama menceritakan pengalamannya berlatih bersama musisi legendaris dunia itu. Kata dia, banyak masukan yang diberikan oleh David Foster, diantaranya fokus di jalur musik dan tetap nyaman dengan ciri dan khas musik sendiri.

“Foster membantu saya melakukan koreksi dari karya saya. Dia blak-blakan. Kalau dia merasa kurang enak, dia sampaikan. Tapi dari situ ada sisi positifnya dan saya terbantu dengan bimbingan dia,” kata Abirama.

Abirama mengaku sejak kecil telah menekuni bidang musik. Mulai dari bermain piano, drum dan berlatih gitar. Ketika beranjak dewasa, ia mengatakan mulai serius memainkan musik dengan jenis metal hingga ke bangku kuliah. Setelah pindah kuliah di Belanda, ia menyadari musik metal kurang laku, dan ia memilih menekuni musik DJ (Disk Jockey).

“Nah, kemudian, saya memilih musik sebagai sumber pendapatan dan menjadi musisi profesional. Seiring perjalanan itu bikin lagu sendiri, buat curhat atau apa, terus dikumpulkan ada lima, dijadikan demo,” katanya lebih lanjut.

Seperti yang disampaikan Foster, salah satu dari peserta latihan khusus itu akan berkesempatan dalam tur konser. Pemenang akan diumumkan pada Januari dan akan tampil bersama David Foster.

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button