NEWS

45 Penyandang Disabilitas Bangka Dapat Bantuan Pusat

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Sebanyak 45 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Bangka mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat. Bantuan dana itu disalurkan bagi penyandang disabilitas dengan beberapa kategori diantaranya cacat berat, dimana sebelumnya diajukan 50 lebih orang ke pemerintah pusat, namun yang disetujui 45 orang dan sekaligus sebagai pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Ketua Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Sungailiat Kabupaten Bangka Mustam mengatakan dana bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban dan memenuhi keperluan para penyandang disabilitas, karena mereka tidak dapat melakukan aktivitasnya secara normal.

“Jadi dana bantuan ini bisa digunakan untuk keperluan mereka sehari – hari, misalkan untuk membeli pampers, makanan dan sebagainya,” jelas Mustam, Sabtu(9/12/2017).

Dikatakan Mustam, bantuan dana penyandang disabilitas per tahun 2017,memang terjadi keterlambatan dalam pencairannya pada bulan November 2017 ini, akibat adanya pengalihan proses pencairan, dari pos ke bank.

Untuk pencairan bank, sementara dilakukan oleh pendamping, yang penyalurannya secara bertahap per catur wulan, sehingga ada 3 kali tahapan, dengan besaran Rp300 ribu per bulannya.

“Setelah ini nanti, sekitar seminggu lagi dana bantuan disabilitas akan cair kembali untuk catur wulan yang kedua, selanjutnya tersisa dua bulan di tahap ketiga,” ungkap Mustam.

Dipastikan, bantuan dana pusat untuk penyandang disabilitas akan selesai dan seluruhnya terealisasi hingga akhir 2017. Sedangkan bagi penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan bantuan dana itu, akan tetap diakomodir untuk mendapatkan bantuan pemerintah program lainnya, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi disabilitas dan meringankan beban terutama bagi keluarga.

Mustam menambahkan pihaknya pun akan melakukan pemantauan dan membuat laporan terkait pengelolaan dana bantuan pusat bagi penyandang disabilitas sehingga benar – benar bermanfaat untuk kebutuhan disabilitas tersebut.

“Karena ini akan menjadi laporan ke pusat, dan bagi yang melanggar dalam penggunaan dana bantuannya, maka kami sebagai pendamping yang justru akan mendapatkan sanksinya,” kata Mustam. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button