NEWS

Ratusan Warga Guruduk Peternakan Babi di Kenanga

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT – Ratusan warga Kelurahan Kenanga berunjuk rasa di peternakan babi milik CV Kenanga Jaya Farm, Rabu (29-11-2017). Unjuk rasa ini dipicu karena pemilik peternakan babi, Edwin Calvinyanto tidak pernah mengindahkan instruksi dari pemerintah daerah untuk menghentikan sementara aktivitas peternakan.

CV Kenanga Jaya Farm diketahui sudah beroperasi kurang lebih selama tiga bulan tanpa izin. Warga juga mengeluhkan akibat aktivitas peternakan menyebabkan bau limbah yang menyengat dan mengganggu warga. 

Warga pun pernah mengeluhkan bau limbah ke pengurus peternakan dan sudah disampaikan ke pemilik, akan tetapi tidak ada jalan keluar dan akhirnya warga meminta bantuan dari pemerintah daerah dan disepakati untuk sementara peternakan tidak boleh beroperasi dan pemilik diberi waktu untuk mengosongkan peternakannya. Namun pada kenyataannya peternakan sampai sekarang masih beroperasi, malahan jumlah babi semakin banyak. 

Sakmen Kepala Lingkungan Lubuk mengatakan warga meminta pemilik mengosongkan peternakan dan limbah dari peternakan tersebut disedot. “Agar warga tidak marah lagi, pemilik diminta datang pada hari Sabtu mendatang untuk melakukan pertemuan dengan warga, jika tidak datang dirinya tidak menjamin apa yang akan dilakukan oleh warga yang sudah marah,”katanya. 

Salah satu warga,  Hendri alias Ahiung mengatakan bau yang ditimbulkan dari limbah peternakan babi ini sudah sangat meresahkan warga, bahkan tiga warga yang tinggal di area tersebut mengungsi ketempat lain.

“Baunya sudah tidak bisa ditolerir lagi, tidak tahan kalo mau makan baunya menyengat bisa buat muntah,dari segi kesehatannya juga tidak bagus, “keluhnya.

Sementara itu,  Amen selaku Penanggung jawab peternakan tidak bisa menjelaskan mengapa peternakan ini masih kembali beroperasi. Dia meminta agar awak media bertanya langsung ke pemilik peternakan pada Sabtu mendatang.

Unjuk rasa akhirnya bisa dibubarkan setelah pihak Kelurahan Kenanga menghubungi pemilik peternakan melalui sambungan telepon. Dalam pembicaraan tersebut pemilik ternak bersedia datang menemui masyarakat Sabtu mendatang. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button