NEWS

Camat Gabek &  Wawako Intervensi Pemilihan RT,  Lurah Ini Kecewa

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Lurah Gabek 1 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang Abdul Raub mengaku kecewa soal sikap Camat Gabek Haris dan Wakil Walikota (Wawako) Pangkalpinang Muhammad Sopian terkait sengketa pemilihan ketua dan sekretaris di salah satu rukun tetangga (RT) yang telah digelar beberapa waktu lalu.

Menurut Abdul, dua pimpinan tersebut memerintahkan secara lisan agar pemilihan ketua dan sekretaris RT 07 diulang. Padahal, kata dia, pemilihan yang dilaksanakan tim tujuh bentukan kelurahan sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya. Apalagi kata dia, dalam prosesnya,  pemilihan RT tersebut juga mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. 

“Berdasarkan hasil pemungutan suara tersebut telah ditetapkan siapa saja yang akan menjadi RT dan RW. Tapi hasil penetapan tersebut ada sengketa di RT 07, antara M. Guntur dan Reni Agustina. Reni  yang mendapatkan suara 14 memperkarakan kemenangan M.Guntur dengan perolehan sebanyak 82 suara. Reni menuding ada kecurangan dalam pemilihan karena ada warga yang tidak memilih pada saat itu,” kata Abdul di ruang kerjanya,  Selasa  (21/11/2017).

Dia membantah adanya tudingan  dari Reni soal banyak warga yang tidak menggunakan hak pilihnya. Sebab,  katanya tim tujuh yang dikawal oleh babin kelurahan telah mendatangi warga untuk mengajak warga menggunakan hak pilihnya dan hasilnya 95 % warga telah mengunakan hak pilih mereka di pemilihan RT dan RW tersebut. 

“Tiba-tiba tim sukses Reni Agustina melakukan pengumpulan tandatangan warga yang meminta pihak kelurahan melakukan pemilihan ulang dan melaporkan hal tersebut ke camat dan wakil walikota. Kemudian camat memerintahkan untuk melakukan pemungutan suara ulang untuk RT 07. Inilah yang membuat saya merasa kecewa atas sikap kedua pimpinan tersebut, ”

“Dalam sebuah pemilihan wajar-wajar saja ada yang golput, tapi tim tujuh sudah minta maaf atas hal tersebut. Mengapa harus ada perintah lisan dari wakil walikota Pangkalpinang kepada Camat Gabek Haris, untuk melakukan pemungutan suara ulang,” sesalnya. 

Karena perintah lisan tersebut,  pihaknya dikatakan Abdul,  terpaksa harus melakukan pemungutan suara ulang khusus di RT 07 saja. Pemilihan tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu 27 November 2017 mendatang. 

“Ada apa dengan perintah lisan dari petinggi daerah ini.  Apakah kami di kelurahan ini tidak dipercayai lagi, sehingga pemilihan RT pun harus ada perintah lisan dari camat dan wakil walikota,” sesalnya. 

Penulis : Yudi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button