LENSA EKONOMILENSA KRIMINALLENSA NASIONALNEWS

Gubernur Segera Panggil Distributor Pupuk Di Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. H. Erzaldi Rosman akan memanggil seluruh Distributor Pupuk yang ada di Babel, bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menyampaikan hal-hal berkaitan dengan pupuk yang beredar di Babel.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Erzaldi saat Konferensi Pers terkait temuan kembali kasus tindak pidana mengedarkan pupuk yang tidak memiliki izin edar kandungan pupuk tidak sesuai dengan SNI dan pendaftaran, yang dilakukan oleh Guantoro alias Ahap (AH) selaku Pimpinan PT Globusartha Internusa yang beralamat di Jalan Sungai Selan Km 4 Kabupaten Bangka Tengah.

“Untuk yang kesekian kalinya Tim Terpadu Satgas Pangan Polda Babel bersama Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menemukan pupuk diduga sudah kadaluarsa dan dinyatakan palsu dari PT Globusartaha,” ungkap Erzaldi Rosman.

Hasil temuan pupuk kadaluarsa dan palsu tersebut jumlahnya mencapai 221,3 ton terdiri dari 114, 3 ton terdapat di Gudang PT. Globusartha Internusa yang beralamat Jalan Sungai Selan Km 4 Kabupaten Bangka Tengah dan di Gudang PT. Globusartha Internusa yang beralamat di Jalan Karya Tanjung Pandan Kabupaten Belitung yang jumlahnya mencapai 107 ton.

“Untuk itu, dalam waktu dekat Pemprov Babel akan mengumpulkan distributor-distributor pupuk Babel,” tegas Erzaldi Rosman.

Gubernur Erzaldi dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada Tim Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah berusaha dan mengambil langkah preventif atas peredaran pupuk kadaluarsa dan palsu ini.

Sementara itu, Kapolda Babel Brigjend. Anton Wahono mengatakan, tersangka akan dikenakan tindakan pidana mengedarkan pupuk yang tidak memiliki izin edar kandungan pupuk tidak sesuai dengan SNI dan pendaftaran.

“Dalam proses penyelidikan ini, tersangka akan dikenakan UU RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan UU No. 12 tahun 1992 tentang sistem Budidaya tanaman,“ ungkap Kapolda.

Kapolda menyebutkan, pasokan pupuk kadaluarsa ini, berasal dari importir yang ada di Wilayah Medan Sumatera Utara.

Berdasarkan barang bukti dari Dit Reskrimsus Polda Babel, terdapat pupuk NPK Cap Kepala Ayam/Cock’s Head 15-15-15 sebanyak 380 karung ukuran 50 kg sebanyak 19 ton, NPK Cap Kepala Ayam /Cock’s Head 12-1217-2 sebanyak 612 karung ukuran 50 kg sebanyak 30,6 ton , NPK Cap Kepala Ayam /Cock’s Head 12-12-17-2+B sebanyak 156 karung ukuran 50 kg sebanyak 7,8 ton, NPK Cap Kepala Ayam /Cocks Head 15-15-6-4 sebanyak 288 karung ukuran 50 kg sebanyak 14,4 ton serta NPK Cap Kepala Ayam /Cock’s Head 12-6-22-3 sebanyak 850 karung ukuran 50 kg sebanyak 42, 5 ton yang dinyatakan kadaluarsa dan berada di Gudang PT. Globusartha Internusa Jalan Sungai Selan Km.4 Bangka Tengah.

Sedangkan NPK Cap Kepala Ayam/Cock’s Head 15-15-15 sebanyak 957 karung ukuran 50kg sebanyak 47,85 ton, NPK Cap Kepala Ayam /Cock’s Head 12-1217-2 g ukuran 50 kg sebanyak 11,7 ton, NPK Cap Kepala Ayam /Cock’s Head 12-6-22-3 sebanyak 949 karung ukuran 50 kg sebanyak 47,45 ton yang dinyatakan kadaluarsa dan berada di Gudang PT. Globusartha Internusa Belitung.

Turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Pemprov Babel Toni Batubara, Kepala Dinas Pangan Pemprov Babel Ahmad Damiri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Babel Yuliswan, serta Dir Reskrimsus Polda Babel Kombes Pol. Mukti Juharsa, SIK.

Source : HumasProBabel

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button