LENSA POLITIKNEWS

Ungkapan Balon Gubernur Babel Sebelum Penetapan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Empat pasangan bakal calon (balon) dipastikan akan ‘bertarung’ di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), walau pun penetapan batu akan dilakukan 24 Oktober 2016 nanti. Empat balon Gubernur Babel memang akan resmi dipilih masyarakat 15 Februari 2017 mendatang, akan tetapi upaya merebut hati pemilih telah mereka lakukan walau belum ditetapkan.

Berikut pernyataan para balon Gubernur kepada wartawan beberapa waktu lalu, sindiran bagi petahana sampai kritikan soal pertumbuhan ekonomi memang disampaikan balon lain. Namun calon petahana Gubernur Rustam Effendi, lebih memilih jawaban diplomatis. Rustam mengatakan dirinya sebagai politisi sudah terbiasa jatuh bangun, sehingga terlatih dalam memanajemen permasalahan.

Rustam lebih memilih menjelaskan arti dari “Babel Rumah Kite” sebagai slogan pasangan mereka. Kata “Rumah” selain singkatan dari Rustam dan Muhammad Irwansyah, juga merupakan simbol dari kebersamaan dan pemersatu. “Babel Rumah Kite adalah menyatukan Bangka dan Belitung dalam sebuh rumah, tidak adalah lagi kategori Belitung dan Bangka yang ada Babel dalam satu pilihan rumah kita,” ungkap Rustam.

Sedang Yusron Ihza selain mengatakan mereka mencalonkan diri kembali, untuk menyelamatkan Babel. Kembali mencalonkan diri setelah di Pilgub 2012 menjadi runner up, adalah bentuk cinta dan tanggung jawabnya kepada Babel. Dia pun menyinggung kurang harmonisnya Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini. Bukan saja menjadikan Babel lebih baik tapi juga menampilkan Babel yang adem, dalam arti kata Gubernur dan Wakil Gubernur harmonis,” singgung adik dari Bupati Belitung Timur Yusli Ihza ini.

Sementara Erzaldi Rosman justru mengomentari pertumbuhan ekonomi, bahkan berjanji peningkatan ekonomi di Babel. Dirinya juga menyayangkan pertumbuhan ekonomi Babel di bawah rata – rata nasional. “Belum lagi, kita daerah penghasil ikan tapi harga ikan tinggi, ini kan aneh. Padahal harga ikan tinggi juga menjadi indikator inflasi,” ujarnya.

Hidayat Arsani kepada wartawan mengatakan selain berupaya meningkatkan ekonomi, juga agar tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat Babel. Salah satu langkah tersebut menurutnya, dapat terakomodir dengan meningkatnya sektor industri. Ditanya soal kenapa memilih pasangan berasal dari pulau Bangka, dia pun menjawab bukan simbol keterwakilan dua pulau besar Provinsi ini. “Bagaimana Babel harus berubah dengan segeran. Gak ada masalah (soal pasangan) yang penting niat kita membangun negeri ini,” jawab Hidayat.

Penulis : Farizandy

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button