LENSA POLITIKNEWS

Tiga ‘Tiket’ Pilgub Babel Pasti

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Hari ini koalisi poros baru, PPP, Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang memberikan kepastian akan mengusung Yusron Ihza. Duta Besar Jepang ini, kembali ‘membeli tiket’ untuk menjadi calon Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Artinya Setelah Hidayat Arsani – Sukirman, Rustam Efendi dari PDI Perjuangan dan poros baru ada tiga pasang positif akan mendaftar.

Hanya saja jika Erzaldi Rosman – Abdul Fatah berhasil melenggang, dengan koalisi Gerindra, Nasional Demokrat dan PKB. Maka aksi ‘borong’ partai, hanya isu belakang sehingga poros kursi pimpinan DPRD Babel berhasil mengusung pasangan. Sayangnya Erzaldi Rosman ketika dikonfirmasi, terkait isu dirinya tidak mendapat rekomendasi Gerindra sampai berita ini ditulis belum didapat. “Gini aja logikanya, Erzaldi Ketua DPD Gerindra masa gak dapat rekomendasi partainya,” kata pengurus partai pengusung Erzaldi yang menolak nama dirinya dan partainya ditulis.

Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Babel Nico Plamonia Utama, kepada lensabangkabelitung.com membenarkan soal koalisi PBB, Demokrat dan PPP. Soal partainya sebagai motor koalisi poros baru ini, dia tidak mengomentari sama sekali. “Rencana kita daftar tangga 21 (besok), tapi kita masih menunggu rekomendasi. Kalau hari ini selesai kita akan ketemu dengan kawan – kawan media di Bangka Tengah,” jawab petinggi media televisi di Babel ini.

Ketua DPW PPP Babel Amri Cahyadi, ketika dikonfirmasi memang masih merahasiakan. Hanya saja dia memastikan besok, calon Gubernur dari PPP akan mendaftar. Walau pun tidak menjawab soal batalnya koalisi PPP dengan PDI Perjuangan, namun Amri memastikan koalisi poros baru terbentuk dengan kata “Insya Allah”, ketika menjawab pertanyan. “Besok kita tunggu pendaftaran Cagub PPP ok,” katanya ketika dihubungi lensabangkabelitung.com.

Maulan Aklil sebagai kandidat bakal calon (balon) Wakil Gubernur Babel, terus memastikan lewat orang – orang dekatnya. Sayangnya nomor telpon pria yang akrab disapa Molen ini tidak bisa dihubungi, menurut sumber lensabangkabelitung.com itu sengaja dilakukan. “Memang dimatikan (handpone), kita tunggu saja keputusan PDI Perjuangan,” jawab sumber tadi. Sebelumnya Rustam Effendi mengatakan, wakilnya kalau dari luar PDI Perjuangan harus membawa partai koalisi.

Penulis : Farizandy

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button