LENSA NASIONALNEWS

Silaturahmi Warga Muhammadiyah Babel Dihadiri Para Tokoh

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali datangi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kali ini datang untuk menghadiri silaturahmi masyarakat Muhammadiyah Babel. Zulkifli tidak sendiri, Ketua Bidang Hukum, HAM dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas. Selain kehadiran dua tokoh nasional yang sekaligus meresmikan gedung rektorat dan SD STKIP Muhammadiyah, banyak para tokoh hadir diacara tersebut.

Gubernur Babel Rustam Effendi, bahkan menyempatkan datang walau terlambat karena baru tiba dari luar Bangka. Rusli Rahman mantan DPD RI, tokoh Babel yang terkenal tegas juga hadir, mantan Ketua DPRD Babel Ismiryadi, mantan Rektor UBB Bustami Rahman dan Direktur Utama Bank Syariah Babel Heliyuda hadir dalam sederetan tokoh. Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, Wakapolda Babel Kombes Istiono dan Komandan Kodim 0413 Bangka Letkol Inf Daniel SP Lumbanraja hadir sebagai undangan.

Hebatnya, dua tokoh nasional yang merupakan kader Muhammadiyah ini selain sudah ditunggu anggota DPD RI H A Hudarni Rani dan tokoh muhammadiyah sekelas Rusli Rahman. Zulkifli dan Busro ketika hadir didampingi Sekretaris Daerah Babel Syahruddin, Ketua PW Muhammadiyah Kaharudin AK juga ikut mendampingi anggota DPD RI Herry Erfian Rosman, senator representasi pemuda Babel. “Eksistensi (kader) Muhammadiyah tidak perlu diragukan lagi,” ujar Rusli.

Dirinya sebagai pewakaf lahan yang sekarang menjadi lokasi calon Universitas Muhammadiyah itu, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya moralitas dan kejujuran para guru dalam membangun bangsa. Rusli juga mengingatkan bahaya laten yang mempengaruhi kaum muda, dari mulai narkoba, pola pergaulan seperti LGBT, hedonisme dan pergaulan bebas sampai ideologi komunis. “Itu dari luar, dari dalam adalah prilaku korupsi dan guru yang tidak profesional,” ungkapnya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busro Mukodas yang juga mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengingatkan pentingnya peran Muhammadiyah sebagai masyarakat madani. Karena masyarakat madani tidak hanya bergantung pada pemerintah, namun perannya dalam mengisi pembangunan juga membantu pemetintah. Sehingga eksistensi muhammadiyah dalam menciptakan masyarakat madani, terus dilanjutkan oleh para kader mereka salah satunya lewat lembaga pendidikan. “Soliditas antar masyarakat muhammadiyah harus terus ditingkatkan,” tambahnya.

Sementara Zulkifli mengingatkan pentingnya persatuan umat islam di Indonesia, karena toleransi di dalam umat islam sengaja dirusak dengan berbagai cara. Belum lagi upaya melemahkan bangsa lewat pelemahan etika dan moral umat islam, karena agama mayoritas di Indonesia. Sehingga dia menilai sudah tepat apa yang dilakukan muhammadiyah, lewat lembaga pendidikan dengan upaya mencerdaskan bangsa. “Kedua, ekonomi seharusnya kita mencontoh nabi muhammad yang sebelum dimasa mudanya sudah menjadi pengusaha, kalau kecerdasan dan ekonomi Insya Allah kekuasaan akan didapat,” tambah Ketua MPR yang juga Ketua PAN itu.

Penulis : Farizandy

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button