LENSA EKONOMILENSA NASIONALLENSA TINSNEWS

Produksi Tambang Minim, Ekonomi Lesu

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Sektor utama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berjalan lambat, diantaranya sektor industri pengolahan, pertambangan dan penggalian. Akibatnya pertumbuhan ekonomi Babel menurut pada triwulan I 2016, dibandingkan triwulan IV 2015. Bank Indonesia (BI) Wilayah Babel memang memastikan perlambatan ekonomi Babel, diantaranya minimnya produksi di perkebunan sawit dan pertambangan membuat penurunan di sektor industru pengolahan.

Kepala Perwakilan BI Babel Bayu Martanto dalam menyampaikan dalam rilisnya, perlambatan ekonomi Babel sejalan dengan melambatnya ekonomi nasional. Ekonomi Babel triwulan I tahun 2016 sebesar 3,30 % mengalami penurunan dari triwulan IV tahun 2015, 4,28 %. “Perlambatan ekonomi terjadi di beberapa sektor utama diantaranya sektor industri pengolahan serta pertambangan dan penggalian,” tulis Bayu.

Penurunan kinerja sektor industri pengolahan, disebabkan turunnya kinerja industri crude paml oil (CPO) dan pertambangan timah. Pada industri CPO memang faktor penyebabnya adalah turunnya produksi perkebunan sawit, karena memang memiliki musim buah yang sedikit dibandingkan musim panen lainnya. Sedangkan industri pertambangan timah, disebabkan persyaratan regulasi pemerintah yang harus dipenuhi dan penertiban penambang ilegal.

Hanya saja menurut Bayu melambatnya ekonomi karena penurunan kinerja sektor industri pengolahan CPO dan pertambangan, disebabkan belum bagusnya harga komoditi tersebut di pasar dunia. Sehingga melambatnya ekspor, memberi pengaruh pada turunnya perekonomi Babel. “Perlambatan ekspor dan kondisi investasi yang belum membaik juga memberikan pengaruh kepada pertumbuhan ekonomi Babel,” katanya.

Penulis : Farizandy

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close