LENSA EKONOMILENSA NASIONALNEWS

Pendapatan Jamkrida Babel Rp 286 Juta

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Dalam Rapat Umun Pemegang Saham (RUPS) PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) kemarin, diketahui pendapatan setelah pajak mereka Rp 285.742.975 (Rp 286 Juta). Posisi keuangan PT Jamkrida Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) 2015, diketahui jumlah pendapatan operasiobak Rp 2,7 miliar, total aset Rp 39,3 Miliar dan total penjamin kriditRp 160.440.725.910 dengan rincian penjamin produktif Rp 95.896.225.910 dan penjamin non produktif Rp 64.544.500.000.

Gubernur Babel Rustam Effendi meminta kehadiran perusahan PT Jamkrida Babel ikut membantu permasalahan perekonomian Babel, karena mengalami perlambatan dengan menggerakkab sektor perkreditan pada usaha mikro, kecil dan menengah. “ke depan Jamkrida bisa menjadi sarana dalam mencepat pertumbuhan perekonomian di Babel dan bisa menggerakan jaminan kredit produktif, penekanan saya kepada jajaran direksi untuk lebih giat lagi melakukan capaian target sesuai dengan harapan,” katanya Rustam di ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur.

PT Jamkrida Babel juga diminta terus malakukan sosialisasi manfaat menanamkan saham di mereka. Sehingga Kabupaten/Kota selain Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur ikut sebagai pemegang saham.”Bagaimana meyakinkan kepala dinas dan kabupaten/kota tentang Jamkrida agar lebih menjanjikan, ” tuturnya Rustam

Budiman Ginting, Komisaris Utama Jamkrida Babel menjelaskan pada tahun buku 2015 PT. Jamkrida Babel memperoleh pendapatan operasional sebesar Rp. 2.742.730.646 dengan jumlah penjaminanan kredit sebesar Rp.160.440.725.910, untuk 1.399 nasabah, dengan rincian pinjaman produktif sebesar Rp.95.896.225.910 dari 572 nasabah dan penjaminan non produktif sebesar Rp.64.55.500.000 dari 572 nasabah dan penjaminan non produktif sebesar Rp.64.55.500.000 dari 827 nasabah.

Ada pun usaha-usaha yang telah dilaksanakan perusahaan PT. Jamkrida selama ini, lanjut Budiman mencakup penjaminan produktif yaitu penjaminan surety bond, penjaminan kredit usaha mikro, kredit modal konstruksi dan penjaminan kredit usaha kecil pedesaan. Sedangkan untuk penjaminan non produktif yaitu mencakup penjaminan kredit serba guna untuk PNS/ CPNS, pegawai tetap BUMN/BUMD dan pegawai tetap swasta, pensiunan serta penjaminan serba guna kepada anggota koperasi.

“Harapan kami semoga pada tahun-tahun berikutnya PT.Jamkrida Babel akan lebih baik lagi, sehingga koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah terus berkembang dalam rangka penyerapan tenaga kerja, mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Bangka Belitung,” pungkasnya.

Erlanda Hadi Susanto Direktur Utama PT. Jamkrida Babel menegaskan Modal Dasar PT. Jamkrida mengalami perubahan yang semula Rp.50.000.000.000 menjadi Rp.120.000.000.000. hal itu berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI tertanggal 11 maret 2015.

Dan berdasarkan modal dasar yang sudah ada, telah disetor oleh Pemegang saham sebesar Rp.35.000.000.000 dengan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rp.22.500.000.000, Kabupaten Bangka Tengah Rp.5.000.000.000, Belitung Rp.5.000.000.000 dan Kabupaten Bangka Rp.2.500.000.000. “Selama satu tahun pengoperasianya PT. Jamkrida Babel telah melakukan kegiatan usaha sesuai dengan izin Otoritas Jasa Keuangan,” katanya seperti ditulis dalam rilis Humas PRO Babel.

Penulis : Farizandy

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button