LENSA NASIONALNEWS

Gubernur : Kita Coba Cari Solusi Bagi Penambang

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Aktifitas penambangan mineral logam timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyebar diseluruh daratan dan laut, sehingga perlu penanganan bersama dalam memperbaiki tata kelola pertambangan timah ini. Gubernur Babel, Rustam Effendi memastikan, langkahnya dengan memanggil para pihak dijajarannya untuk membicara penambangan ilegal agar mendapat solusi. Rapat pun digelar mendadak kemarin pagi, dengan menghadirkan pihak terkait seperti pihal legislatif, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, PT Timah Tbk dan Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah.

Gubernur mengaku tidak ingin polemik penambangan ilegal terus meluas, sehingga dia mengambil inisiatif agar permasalahan tersebut dapat dicarikan solusi terbaik. Ini disampaikan Kabag Humas dan Protokol M Ali dalam rilisnya. “Agar polemik ini tidak meluas, maka Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengambil inisiatif untuk memecahkan persoalan yang ada di tengah – tengah masyarakat agar tidak terjadi konflik kepentingan,” tulis rilis yang membicarakan peninjauan tambang ilegal di Kota Pangkalpinang yakni di kawasan Pangkalarang.

Gubenur dalam arahanya, memang memahami situasi masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri, perlu mendapatkan penghasilan. Makanya dia menggelar pertemuan tadi yang melibatkan para pihak terkait dalam proses penambangan timah. “Dengan pertemuan ini semoga dapat menghasilkan suatu keputusan yang positif terhadap penanganan masalah ini,” Gubernur tulis rilis Humas Pemprov.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Babel, Suranto Wibowo mengatakan dari arahan Gubernur dapat dihasilkan solusi bagi penambang ilegal di Kota Pangkalpinang. Caranya dengan mengakomodir penambang ke lokasi lain dengan dikoordinir pihak Distamben Babel. “Dari arahan Gubernu mereka diminta direlokasi ke lokasi yang legal. Dengan dikoordinir Distamben Babel, tentunya dengan mengikuti aturan yang berlaku, karena dari 360 Izin Usaha Penambangan (IUP) baru 150 IUP yang telah terpakai,” terangnya.

Ditemui terpisah kepada wartawan tadi malam, Gubernur juga mengatakan soal upaya dirinya mencari solusi bagi penambangan ilegal. Caranya memang mengkoordinir para penambang, agar beraktifitas di lokasi legal dan memberikan payung hukum bagi mereka agar bekerja secara legal. “Pastinya kita menginginkan agar ada solusi, yang ilegal ini bagaimana supaya tidak ilegal,” ujar Rustam.

(dnl)(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button