LENSA NASIONALNEWS

Wajib Siapkan Rp 35,8 Miliar Buat Bawaslu

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Sebagai pengawas di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) 2017 mendatang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Babel mengusulkan Rp 41 miliar yang setelah mereka rasioanlisasikan menjadi Rp 39 miliar, namun Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Babel menilai Rp 35,764 miliar adalah angka rasional. Anggaran tadi wajib dianggarkan mendahului perubahan, karena tahapan pengawasan sudah harus dimulai bulan depan.

Sayangnya, sampai hari belum ada kepastian soal disahkan atau tidaknya anggaran tadi sebelum anggaran perubahan. Menurut Ketua Bawaslu Babel, Zulteri Asupsi kepada lensabangkabelitung.com mengaku geram dengan legislatif. “Siapa yang ngomong gak boleh, kalau begitu biar saja mereka yang melaksanakan Pilgub, dasarnya jelas bisa anggaran mendahului perubahan,” jelasnya.

Dia pun meminta legislatif dan para pihak yang menganggap tidak boleh dianggaran mendahului perubahan. Untuk membaca Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 51 tahun 2015, yakni tentang perubahan atas Permendagri Nomor 44 tahun 2015 tentang pengelolaan dana kegiatan pilgub dan wagub, pemiliah Bupati dan wabup serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

“Baca Bab VI ketentuan lainnya pasal 18 ayat 1 yakni dalam hal pemerintahan daerah belum menganggarkan pendanaan kegiatan pemilihan dalam APBD atau telah menganggarkan pendanaan kegiatan sesuai dengan standar kebutuhan, pemda mengangarkan pendanaan kegiatan pemilihan mendahului penetapan perda tentang perubahan apbd dengan melakukan perubahan perkada tentang penjabaran apbd, selanjutnya diusulkan dalam raperda tentang perubahan,” baca Zulteri.

Kemudian, tambah Zulteri dasar lainya adalah Permendagri Nomor 52 tahun 2015 tentang pedoman penyusunan angaran pendapat dan belanja daerah tahun anggaran 2016. Di Bab V tentang hal – hal khusus lainnya tertulis pemerintah dalam menyusun apbd tahun 2016 selain memperhatikan kebijakan dan teknis penyusunan APBD, juga memperhatikan hal – hal khusus.

“Ada beberapa poin yang harus diperhatikan yang disebut menjadi hal – hal khusus antara lain di poin 28 yakni pendanaan kegiatan pemilihan gubernur dan wagub, Bupati dan wabup/Walikota dan Wawako tahun 2017 yang tahapan penyelenggaraanya dimulai tahun 2016, dianggarkan pada jenis belanja hibah untuk KPU dan Bawaslu,” papar Zulteri.

(dnl) (alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button